Pengunjung Website
Hari Ini: 6
Minggu Ini: 31
Bulan Ini: 412
Tahun Ini: 5,521
img thumbnail

Gedung Sate Jadi Panggung Perdana Upacara HUT ke-81 RI, Dankoharmatau Hadiri Peringatan Kemerdekaan di Jawa Barat

TNI AU. Komandan Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Dankoharmatau) Marsda TNI Rudolf P. Buulolo, S.E., M.M., didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Gabungan Koharmatau Ny. Ayu Rudolf P. Buulolo,  menghadiri Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Gedung DPRD Jawa Barat, Jumat (14/8/2026). Kehadiran tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kenegaraan di tingkat Provinsi Jawa Barat yang diawali dengan Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 akan menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya dilaksanakan di halaman Gedung Sate. Perubahan lokasi dari Lapangan Gasibu ke Gedung Sate dinilai sebagai langkah strategis untuk menghadirkan suasana peringatan kemerdekaan yang lebih monumental sekaligus memperkuat identitas Gedung Sate sebagai ikon Jawa Barat.

“Ini menjadi yang pertama. Selama ini tempat upacara di Lapangan Gasibu. Saat bendera berkibar yang terekam di kamera muncul bangunan hotel, bukan Gedung Sate. Nah, nanti itu tidak akan terjadi lagi,” tegas Dedi Mulyadi. Ia menambahkan, setelah proses revitalisasi dan renovasi selesai, Gedung Sate akan semakin terbuka bagi masyarakat. Dengan demikian, pelaksanaan upacara kemerdekaan di halaman Gedung Sate menjadi kesempatan bagi masyarakat Jawa Barat untuk menyaksikan secara langsung hasil penataan salah satu bangunan heritage paling ikonik di Kota Bandung.

Konsep pelaksanaan upacara tahun ini juga dirancang berbeda. Peserta upacara akan berasal dari unsur TNI dan Polri, sedangkan Satpol PP akan ambil bagian dalam defile pasukan. Pegawai dan pelajar tidak dilibatkan sebagai peserta upacara sehingga masyarakat dapat hadir sebagai bagian dari kemeriahan peringatan kemerdekaan dengan suasana yang lebih terbuka dan tertib. “Upacara diikuti oleh orang yang biasa upacara, memiliki ketahanan fisik yang kuat, serta kemampuan untuk tidak berbicara selama upacara sehingga dapat berjalan tertib. Sementara masyarakat bisa duduk dengan santai untuk menikmati jalannya upacara bendera,” ujar Dedi.

Lebih lanjut, Gubernur Jawa Barat memastikan Gedung Sate telah siap digunakan sebagai lokasi upacara. Penyelesaian gerbang dan gapura ditargetkan rampung pada Minggu (16/8/2026), sementara penataan bangunan heritage dilakukan secara cermat dengan memperhatikan ketentuan pelestarian cagar budaya, termasuk penggunaan bahan cat yang memenuhi standar Balai Pelestarian Cagar Budaya. Dengan wajah Gedung Sate yang semakin putih, bersih, dan cerah, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi juga menjadi momentum memperkuat semangat kebangsaan, kebanggaan terhadap warisan sejarah, serta persatuan masyarakat Jawa Barat dalam mengisi kemerdekaan