Pengunjung Website
Hari Ini: 17
Minggu Ini: 91
Bulan Ini: 115
Tahun Ini: 7,433
img thumbnail

Jaga Mental Prajurit Tetap Tangguh, Puskesau Gelar Flying Specialist and Mental Health Combine Satgas PKMP3 di Lanud Iswahjudi

TNI AU. Menjaga kesehatan mental menjadi salah satu hal penting bagi prajurit dalam menghadapi dinamika tugas yang penuh tantangan. Untuk memperkuat ketahanan mental sekaligus mencegah potensi penyimpangan perilaku, Pusat Kesehatan TNI Angkatan Udara (Puskesau) menggelar Flying Specialist and Mental Health Combine Satgas Pembinaan Kesehatan Mental dan Pencegahan Penyimpangan Perilaku (PKMP3) di Gedung Graha Dewanto Lanud Iswahjudi, Rabu (4/11/2026). Kegiatan yang melibatkan 180 personel Lanud Iswahjudi dan insub tersebut dipimpin oleh Dirbinyankes Puskesau Kolonel Kes dr. Tjatur Budi Winarko, Sp.B., M.M.R.S., FIANCS.

Melalui kegiatan ini, personel mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya menjaga kesehatan jiwa, mengelola tekanan pekerjaan, serta mengenali potensi permasalahan psikologis sejak dini. Pembinaan tersebut menjadi penting karena kesehatan mental tidak hanya berkaitan dengan kondisi pribadi, tetapi juga berpengaruh terhadap konsentrasi, kedisiplinan, ketepatan mengambil keputusan, hingga keselamatan dalam pelaksanaan tugas. Karena itu, deteksi dini dan pendampingan profesional menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas sumber daya manusia TNI Angkatan Udara.

 

Dalam sambutan Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, M.S., M.Han., yang dibacakan Kadislog Kolonel Tek Triyanto Sandy, S.T., disampaikan bahwa kesehatan mental merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesiapan prajurit. Menurutnya, keberhasilan tugas tidak cukup hanya ditunjang kondisi fisik dan kemampuan teknis, tetapi juga membutuhkan stabilitas psikologis, pengendalian diri, serta kemampuan menghadapi tekanan. Danlanud juga mengajak seluruh personel untuk saling peduli, membangun komunikasi yang terbuka, dan menciptakan lingkungan kerja maupun keluarga yang sehat serta saling mendukung.

Dalam kesempatan ini, tim Flying Specialist and Mental Health Combine Satgas PKMP3 menyampaikan sejumlah materi paparan meliputi kesehatan mental prajurit, monitoring dan evaluasi psikologi personel, hingga penanganan permasalahan personel. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai perlindungan diri dari perilaku menyimpang, penegakan hukum di lingkungan TNI AU. Beragam materi tersebut memberikan gambaran bahwa pembinaan personel memerlukan pendekatan kesehatan, psikologi, pembinaan mental, dan hukum secara terpadu.

Harapannya, kesadaran personel terhadap pentingnya kesehatan mental semakin meningkat, sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap kondisi rekan kerja di lingkungan satuan karena kesehatan mental bukan semata-mata tanggung jawab individu, melainkan juga membutuhkan dukungan pimpinan, lingkungan kerja, dan keluarga