Pengunjung Website
Hari Ini: 10
Minggu Ini: 10
Bulan Ini: 34
Tahun Ini: 7,352
img thumbnail

Kadispenau Tegaskan Penguatan Literasi dan Kreativitas, Insan Penerangan TNI AU Dituntut Adaptif di Era Digital

TNI AU. Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Feri Yunaldi, S.E., M.Han., CGCAE, memimpin Rapat Monitoring Bidang Penerangan secara virtual dari Ruang Rapat Dispenau, Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (30/10/2026). Kegiatan yang diikuti 73 satuan jajaran penerangan TNI AU tersebut dihadiri para Kepala Penerangan (Kapen) dari Sabang sampai Merauke sebagai upaya memperkuat koordinasi, evaluasi, dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas penerangan di lingkungan TNI AU.
Dalam arahannya, Kadispenau mengajak seluruh insan penerangan untuk memiliki semangat perubahan dan tidak berhenti mengembangkan kemampuan diri. “Kalau bukan kita, siapa lagi, dan kalau bukan sekarang, kapan lagi,” tegasnya. Ia menekankan bahwa insan penerangan merupakan garda terdepan dalam membangun citra positif TNI AU sekaligus menyampaikan berbagai capaian dan pengabdian TNI AU kepada masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi, penguatan literasi, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi tuntutan yang harus terus diwujudkan.
Kadispenau juga menekankan pentingnya penguatan tata kelola informasi, termasuk penyusunan petunjuk teknis pengelolaan media massa dan pemberian keterangan pers yang saat ini masih dalam pembahasan. Selain itu, jajaran penerangan didorong semakin kreatif dalam menghasilkan konten publikasi, dengan tetap memperhatikan ketepatan informasi serta kesesuaian antara foto dan keterangan (caption). Untuk mendukung peningkatan profesionalisme tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan jurnalistik yang menghadirkan praktisi media sebagai narasumber.
Hadir sebagai pemateri, Gatot Mukti Wirawan, praktisi media yang pernah menjabat Wakil Pemimpin Redaksi Trans7, dan Haryo Wirawan dari BBC Indonesia. Gatot menekankan pentingnya nilai (value) dalam setiap karya jurnalistik agar informasi tidak sekadar menyajikan gambar, tetapi juga mampu menghadirkan cerita yang bermakna. Sementara itu, Haryo mengulas perubahan pola konsumsi informasi di era digital, khususnya generasi Z yang cenderung menyukai konten singkat melalui gawai. Ia menegaskan pentingnya perpaduan tiga elemen utama, yakni story, audio, dan visual, agar pesan tersampaikan secara menarik, efektif, dan tidak membosankan. Melalui kegiatan ini, diharapkan insan penerangan TNI AU semakin profesional, kreatif, dan adaptif dalam menghadirkan informasi yang akurat serta membangun kepercayaan publik terhadap TNI Angkatan Udara.