TNI AU. Koharmatau. Kepala Kesehatan (Kakes) Koharmatau Letkol Kes Robi Mulyawan, berdasarkan Kep/20-PKS/VIII/2026 tanggal 11 Agustus 2026, resmi memperkenalkan diri sebagai pejabat baru Kakes Koharmatau kepada para pejabat dan seluruh personel Koharmatau usai apel pagi di Lapangan Upacara Mako Koharmatau, Bandung, Rabu (7/10/2026). Momentum perkenalan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan kesehatan yang menyentuh langsung kehidupan prajurit, ASN, dan keluarga.
Dalam arahannya, Letkol Kes Robi Mulyawan memberikan edukasi mengenai bahaya Demam Berdarag Dengue (DBD), khususnya memasuki masa pergantian musim yang disertai meningkatnya curah hujan. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena lingkungan yang memiliki genangan air, seperti saluran air, got dan selokan yang tersumbat/tidak mengalir dapat menjadi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk. “Kewaspadaan terhadap DBD harus dimulai dari diri sendiri, lingkungan kerja, hingga lingkungan tempat tinggal,” tegas Kakes Koharmatau.
Menurutnya, upaya Pencegahan tidak harus menunggu munculnya kasus, tetapi dapat dilakukan melalui langkah sederhana dan konsisten. Kebersihan lingkungan kantor maupun tempat tinggal harus menjadi perhatian bersama, karena upaya Pencegahan ini cenderung memerlukan biaya yang murah serta mudah dalam mengerjakannya bila dibandingkan telah terjadi ada kasus korban nyamuk DBD.
Sehingga upayanya dengan menerapkan Gerakan 3M Plus
1.Mendaur ulang atau mengubur kaleng, botol, wadah bekas, serta benda lain yang berpotensi menampung air hujan. Selain itu, 2.Menguras, membersihkan & menyikat tempat penampungan air(bak mandi, toren, drum air) secara rutin agar tidak menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk.
3.Menutup rapat wadah penampungan air agar nyamuk tidak dapat masuk & bertelur.
PLUS menggunakan kelambu, lotion dan memelihara ikan/lele pemakan Jentik Nyamuk.
Nyamuk DBD paling aktif menggigit pada pagi dan sore hari. Diluar jam aktif nyamuk beristirahat ditempat gelap, lembap, tirai/pakaian kotor, tetapi bisa tetap menggigit jika terganggu.
Lebih lanjut, Kakes Koharmatau mengajak seluruh prajurit dan ASN untuk membangun kepedulian bersama melalui gerakan menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. “Jaga kebersihan, lakukan pemeriksaan lingkungan secara rutin, dan jangan memberikan ruang bagi nyamuk untuk berkembang biak. Dengan kepedulian dan langkah sederhana yang dilakukan bersama, kita dapat melindungi diri, keluarga, dan lingkungan dari ancaman DBD,” pungkas Letkol Kes Robi Mulyawan.

-1130113-1080.webp)

-1130113-1080.webp)
-1130113-1080.webp)