Pengunjung Website
Hari Ini: 12
Minggu Ini: 85
Bulan Ini: 714
Tahun Ini: 5,073
img thumbnail

Kaskoopsau Pimpin Upacra Peringatan Hari Bakti Ke-79 TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma

Semangat Hari Bakti Ke-79 TNI Angkatan Udara menjadi momentum bagi seluruh personel Koopsau untuk memperteguh komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara. Hal tersebut tercermin dalam Upacara Peringatan Hari Bakti Ke-79 TNI Angkatan Udara yang dipimpin Kaskoopsau, Marsma TNI Destianto Nugroho Utomo, S.T., M.Han., selaku Inspektur Upacara di Lapangan Upacara Grup 1 Angkut, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (29/7/2026).

Upacara yang diawali dengan pembacaan lintasan sejarah Hari bakti TNI AU tersebut diikuti para Pejabat Utama Koopsau, Perwira, Bintara, Tamtama, Pegawai Negeri Sipil (PNS) Koopsau, serta personel jajaran Grup 1 Angkut dan Lanud Halim Perdanakusuma. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para perintis TNI Angkatan Udara sekaligus refleksi atas makna pengabdian yang terus relevan di setiap era.

Amanat Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., yang dibacakan Kaskoopsau menyampaikan bahwa Hari Bakti TNI Angkatan Udara mengandung pesan mendasar bahwa kekuatan udara tidak hanya lahir dari keunggulan kemampuan operasi, tetapi juga dibangun melalui nilai-nilai pengabdian yang diwariskan secara turun-temurun. Nilai keberanian, ketulusan, dan pengorbanan para pendahulu menjadi fondasi yang membentuk jati diri prajurit TNI Angkatan Udara hingga saat ini.

Kasau mengingatkan kembali peristiwa heroik 29 Juli 1947, ketika para pelopor Angkatan Udara melaksanakan serangan udara ke Semarang, Salatiga, dan Ambarawa sebagai wujud mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pada hari yang sama, gugurnya putra-putra terbaik bangsa dalam menjalankan misi kemanusiaan melahirkan makna Hari Bakti TNI Angkatan Udara sebagai simbol pengabdian tanpa pamrih kepada bangsa dan negara.

Lebih lanjut, Kasau menegaskan bahwa tantangan pengabdian saat ini jauh berbeda dengan masa perjuangan para pendahulu. Perkembangan teknologi, dinamika geopolitik, ancaman siber, perang informasi, hingga karakter operasi multidomain menuntut setiap prajurit memiliki kemampuan beradaptasi, pola pikir yang terus berkembang, serta kesiapan menghadapi perubahan lingkungan strategis.

Melalui peringatan Hari Bakti Ke-79 TNI Angkatan Udara, seluruh personel Koopsau diharapkan semakin memperkokoh semangat pengabdian, menjaga kedaulatan wilayah udara nasional, serta terus memberikan karya dan bakti terbaik bagi bangsa sebagai implementasi nyata tema "Bakti TNI Angkatan Udara untuk Indonesia Maju."