TNI AU. Peningkatan kesejahteraan prajurit harus menjadi energi baru untuk memperkuat pengabdian, bukan alasan untuk menurunkan disiplin dan integritas. Prajurit yang sejahtera diharapkan semakin tenang dalam memenuhi kebutuhan keluarga serta semakin fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada bangsa dan negara.
Hal tersebut disampaikan Komandan Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Dankoharmatau) Marsda TNI Rudolf P. Buulolo, S.E., M.M., saat memberikan pengarahan kepada seluruh personel Koharmatau dan jajaran melalui apel video conference dalam pelaksanaan Work From Home (WFH), Jumat (11/9/2026).
Dankoharmatau menegaskan, peningkatan kesejahteraan harus berjalan beriringan dengan peningkatan integritas, disiplin, profesionalisme, dan kepatuhan terhadap hukum.
Ia mengingatkan seluruh personel agar tidak menyalahgunakan kepercayaan dan amanah yang diberikan negara.
“Kesejahteraan meningkat harus diikuti dengan peningkatan disiplin, integritas dan kinerja. Jangan sampai setelah kesejahteraan meningkat masih ada oknum prajurit yang melakukan pelanggaran berat maupun tindakan kekerasan. Saya tidak ingin ada personel Koharmatau dan jajaran yang mencoreng nama baik institusi. Jaga kehormatan diri, keluarga dan satuan dengan selalu taat hukum,” tegas Dankoharmatau.
Ia menekankan, kepercayaan masyarakat merupakan modal penting bagi TNI. Karena itu, setiap prajurit harus mampu menunjukkan sikap dan perilaku yang mencerminkan profesionalisme TNI, baik dalam kedinasan maupun kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Kepala Keuangan (Kaku) Koharmatau Kolonel Adm Pratikto Adi dalam paparannya menjelaskan bahwa kenaikan Tunjangan Kinerja (Tukin) tahun 2026 merupakan kebijakan yang patut disyukuri. Kebijakan tersebut tertuang dalam Perpres Nomor 42 Tahun 2026 dan menjadi penyesuaian setelah delapan tahun sejak 2018, sebagai bagian dari apresiasi terhadap capaian reformasi birokrasi dan peningkatan kinerja.
Kaku Koharmatau mengingatkan agar peningkatan pendapatan tersebut dikelola secara bijak dan tidak mendorong gaya hidup berlebihan. Personel diharapkan menghindari lifestyle inflation, tidak menambah beban cicilan secara konsumtif, menjauhi pinjaman online, judi online, serta tidak mengambil tambahan kredit perbankan yang tidak diperlukan.
“Kenaikan pendapatan harus diikuti kemampuan mengelola keuangan secara bijak. Jangan sampai peningkatan kesejahteraan justru menambah beban. Utamakan kebutuhan, hindari utang konsumtif dan jauhkan diri dari judi online maupun pinjaman online,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Dankoharmatau juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia serta personel yang terlibat dalam penyelenggaraan Open Tournament Bulutangkis Panglima TNI Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Bandung tersebut dinilai telah berjalan dengan aman, tertib dan lancar.
Dankoharmatau berharap momentum peningkatan kesejahteraan dapat menjadi pemacu seluruh personel untuk bekerja lebih profesional, produktif dan bertanggung jawab.
“Kita syukuri peningkatan kesejahteraan ini dengan meningkatkan kualitas pengabdian. Jangan hanya pendapatan yang meningkat, tetapi juga kinerja, tanggung jawab dan kehormatan sebagai prajurit TNI AU,” pungkasnya.

-1129362-1080.webp)
-1129362-1080.webp)