TNI AU. Dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 TNI, Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Koharmatau) turut ambil bagian dalam TNI Fair 2026 yang digelar di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan yang berlangsung 19–20 September 2026 tersebut menjadi momentum bagi Koharmatau untuk memperkenalkan berbagai hasil karya, inovasi, serta kemampuan teknis satuan jajaran dalam mendukung kesiapan alutsista TNI Angkatan Udara.
Koharmatau menghadirkan berbagai produk dan peralatan unggulan dari Depohar 10, Depohar 20, Depohar 30, Depohar 40, Depohar 50, Depohar 60, Depohar 70, Depohar 80, dan Depohar 90. Depohar 10 dan Depohar 30 Sebagai pelaksanan pemeliharaan pesawat di wakili oleh Skatek 021 yang saat ini telah bergabung di Koharmatau sebagai satuan pelaksana pemeliharaan tingkat sedang dibawah Depohar 10, Depohar 20 menghadirkan EFIS Tester serta Navigation Nav-4000/4500 Test Set, sedangkan Depohar 40 menampilkan Mini Simulator Pesawat Grob. Sementara itu, Depohar 50 menampilkan Radar ADS-B, Depohar 60 menghadirkan perlengkapan EOD, Depohar 70 menampilkan Container Delivery System (CDS) Parachute sebanyak dua bundle, Depohar 80 menghadirkan Smoke Winder dua unit, dan Depohar 90 menampilkan Sema Test Set serta Vibrex Set.
Beragam peralatan tersebut merupakan representasi nyata dari kerja keras, kompetensi, dan inovasi para teknisi Koharmatau dalam menjawab tuntutan tugas pemeliharaan dan kesiapan operasional alutsista TNI AU. Kehadiran berbagai hasil karya tersebut sekaligus memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa di balik kesiapan alutsista TNI AU terdapat peran penting para teknisi yang bekerja secara profesional, teliti, dan berkesinambungan untuk memastikan setiap sistem dan peralatan dapat mendukung pelaksanaan tugas secara optimal.
Salah satu inovasi yang paling menarik perhatian pengunjung adalah Mini Simulator Pesawat Grob, hasil inovasi teknisi Satuan Pemeliharaan 43 Bengkel Flight. Simulator tersebut memberikan pengalaman simulasi penerbangan dengan sudut pandang kokpit pesawat latih Grob yang saat ini digunakan di Wingdik 100 Lanud Adisutjipto, Yogyakarta. Antusiasme masyarakat juga terlihat saat mengunjungi perlengkapan Explosive Ordnance Disposal (EOD). EOD merupakan kemampuan khusus untuk mendeteksi, mengidentifikasi, melumpuhkan atau menjinakkan bahan peledak dan amunisi berbahaya. Salah satu perlengkapannya adalah EOD Suit yang digunakan saat menghadapi bahan peledak yang belum diketahui jenisnya. Dengan berat pakaian dan celana sekitar 30 kilogram serta helm sekitar 5 kilogram, perlengkapan tersebut dirancang untuk mengurangi dampak ledakan dan serpihan bahan peledak. Kemampuan EOD di lingkungan TNI AU dilaksanakan oleh Sathar 64 Depohar 60 Lanud Iswahjudi.
Koordinator Pameran Koharmatau, Kolonel Tek Tri Hartanto, yang sehari-hari menjabat sebagai Kabinter Koharmatau, menjelaskan bahwa keikutsertaan Koharmatau dalam TNI Fair 2026 merupakan sarana untuk memperkenalkan kepada masyarakat berbagai kemampuan teknis dan inovasi yang dihasilkan satuan jajaran Koharmatau. Melalui pameran tersebut, masyarakat tidak hanya dapat melihat lebih dekat berbagai peralatan pendukung alutsista, tetapi juga memahami kontribusi para teknisi TNI AU dalam menjaga kesiapan operasional. Kehadiran Koharmatau dalam TNI Fair 2026 menegaskan semangat “Sewana Karya Budi Sakti”, bahwa dengan mengerahkan segenap kemampuan dan inovasi, para teknisi Koharmatau terus berkarya untuk mendukung kejayaan TNI Angkatan Udara.
-1129542-1080.webp)

-1129542-1080.webp)
