TNI AU. Medan. Komandan Komando Sektor I, Marsekal Pertama TNI Toto Ginanto, S.T., M.A.P., M.Han., selaku Dirlat pimpin Penataran Wasit Pengendali dan Penilai Latihan Matra Udara II Koopsud I “Jalak Sakti” TA. 2024, bertempat di Ruang Yudha Koopsud I, Jakarta. Rabu (29/5/2024).
Latihan Jalak Sakti-24 merupakan salah satu latihan strategis TNI AU yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit dalam mengoperasikan serta mengendalikan berbagai jenis pesawat tempur. Selain itu, latihan ini juga dirancang untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar satuan di lingkungan TNI AU.
Komandan Kosek I menekankan pentingnya peran wasit pengendali dan penilai dalam memastikan latihan berjalan sesuai dengan skenario dan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan. "Keberhasilan latihan ini sangat bergantung pada ketelitian dan objektivitas para wasit pengendali dan penilai dalam melaksanakan tugasnya. Oleh karena itu, penataran ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing," ujar Dankosek I.
Penataran ini melibatkan berbagai sesi materi, mulai dari teori pengendalian dan penilaian, hingga simulasi praktis di lapangan, para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan memberikan saran.
Latihan Jalak Sakti-24 dijadwalkan akan berlangsung dalam beberapa hari mendatang dan akan melibatkan berbagai skenario operasi udara, termasuk misi serangan udara, pertahanan udara, dan operasi dukungan udara lainnya. Dengan adanya penataran ini, diharapkan latihan dapat terlaksana dengan sukses dan memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan kemampuan tempur TNI AU. Penataran Wasit Pengendali dan Penilai ini menjadi bagian penting dari persiapan latihan Jalak Sakti-24, memastikan setiap elemen terlibat dapat menjalankan perannya dengan maksimal, sehingga tujuan latihan untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan TNI AU dapat tercapai.
