Pengunjung Website
Hari Ini: 18
Minggu Ini: 90
Bulan Ini: 379
Tahun Ini: 4,738
img thumbnail

Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Buka MPLS Sekolah Angkasa, Tekankan Pembentukan Karakter dan Sekolah Ramah Anak

TNI AU. Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Marsma TNI Ali Gusman, S.T., M.M., didamping Ketua Yasarini Pengurus Cabang Lanud Halim Perdanakusuma Ny. Isna Ali Gusman, membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Angkasa Halim Perdanakusuma Tahun Pelajaran 2026/2027 di Gedung Serbaguna Marsekal TNI Sukardi, Senin (13/7). 
Kegiatan Pembukaan MPLS dihadiri pejabat Lanud, pengurus Yasarini Cabang Lanud Halim Perdanakusuma, para kepala sekolah, guru, serta siswa baru.
Dalam sambutannya, Danlanud menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan penyambutan, melainkan proses awal yang penting bagi siswa untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal budaya, tata tertib, serta nilai-nilai yang menjadi fondasi pendidikan di Sekolah Angkasa. Hal itu sejalan dengan tema MPLS tahun ini, "Menggapai Cita-Cita dalam Keberagaman Bersama Sekolah Angkasa yang Ramah, Aman, Nyaman, dan Menyenangkan".
Danlanud berharap MPLS menjadi momentum pembentukan karakter peserta didik melalui penanaman disiplin, tanggung jawab, semangat kebersamaan, serta wawasan kebangsaan. Menurutnya, karakter yang kuat akan menjadi bekal bagi siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas, tangguh, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Danlanud juga mengajak seluruh siswa baru mengikuti setiap rangkaian MPLS dengan penuh semangat dan sukacita, menghormati guru, menghargai kakak kelas, serta membangun persahabatan yang baik. Danlanud turut mengapresiasi dedikasi para guru dan tenaga kependidikan yang terus menjaga kepercayaan orang tua melalui pendidikan yang berkualitas dan inspiratif.
Mengakhiri sambutannya, Danlanud menekankan agar seluruh pelaksanaan MPLS berlangsung secara edukatif, kreatif, menyenangkan, dan berlandaskan prinsip ramah anak. Ia menegaskan bahwa kegiatan MPLS harus bebas dari segala bentuk perundungan, kekerasan, maupun tekanan psikologis, sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa