TNI AU. Komandan Lanud Sutan Sjahrir Kolonel Pnb Anggit Budi Wibowo, S.A.P., menghadiri kegiatan tradisi Turun ke Sawah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Solok, bertempat di Sawah Solok, Kel. Sinapa Piliang, Kec. Lubuk Sikarah, Kab. Solok, Prov. Sumbar, Minggu (11/10/2026).
Tradisi Turun ke Sawah merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Minangkabau, khususnya masyarakat Kota Solok, yang dilaksanakan sebagai penanda dimulainya musim tanam padi.
Turun Ke Sawah dalam rangka Rang Solok Baralek Gadang sebagai bentuk rasa syukur dan kebahagiaan masyarakat Kota Solok atas hasil panen yang melimpah
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas pertanian, tetapi juga mengandung nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan semangat gotong royong yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Melalui tradisi ini, masyarakat, khususnya para petani, bersama-sama mempersiapkan dimulainya musim tanam dengan mengedepankan kekompakan dan solidaritas. Semangat kebersamaan tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal yang telah menjadi identitas masyarakat Minangkabau.
Pemerintah Kota Solok memfasilitasi kegiatan ini melalui kolaborasi dengan berbagai unsur terkait, di antaranya Dinas Pertanian, penyuluh pertanian, serta para pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung keberlangsungan sektor pertanian sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Komandan Lanud Sutan Sjahrir turut membaur bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Kehadiran TNI Angkatan Udara melalui Lanud Sutan Sjahrir menjadi wujud kedekatan TNI dengan rakyat serta dukungan terhadap kegiatan sosial dan budaya yang berkembang di wilayah Sumatera Barat.
Partisipasi ini juga mencerminkan peran Lanud Sutan Sjahrir dalam memperkuat hubungan teritorial dan membangun komunikasi yang harmonis dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat. Hubungan yang erat antara TNI AU dan masyarakat diharapkan dapat terus terpelihara melalui berbagai kegiatan bersama yang memberikan manfaat positif bagi kehidupan sosial kemasyarakatan.
Selain menjadi sarana pelestarian tradisi, kegiatan Turun ke Sawah juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Nilai-nilai gotong royong yang terkandung di dalamnya sejalan dengan semangat kebersamaan dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan mandiri.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Lanud Sutan Sjahrir menegaskan komitmennya untuk terus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari kekayaan bangsa Indonesia.
Tradisi Turun ke Sawah di Kota Solok diharapkan terus lestari sebagai warisan budaya yang mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta mendukung keberlanjutan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Sumatera Barat.

-1130163-1080.webp)


-1130163-1080.webp)


-1130163-1080.webp)

-1130163-1080.webp)
-1130163-1080.webp)

-1130163-1080.webp)
-1130163-1080.webp)