Pengunjung Website
Hari Ini: 16
Minggu Ini: 16
Bulan Ini: 280
Tahun Ini: 280
img thumbnail

Komandan Seskoau Pimpin Apel Luar Biasa

TNI AU. Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau), Marsda TNI Dr. Jorry S. Koloay, , S.I.P., M.Han. memimpin Apel Luar Biasa yang diikuti seluruh personel Seskoau di Lapangan Apel Widya Ambara Seskoau, Lembang, Senin (5/1/2026).

Apel Luar Biasa tersebut berlangsung khidmat dan tertib, dihadiri para Pejabat Utama, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh personel Seskoau yang terdiri atas Perwira Menengah (Pamen), Perwira Pertama (Pama), Bintara, Tamtama, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan PPPK.

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Seskoau membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Udara yang menegaskan bahwa sepanjang tahun 2025 TNI, khususnya TNI Angkatan Udara, dihadapkan pada berbagai dinamika dan tantangan yang tidak ringan. Namun demikian, tahun tersebut juga menjadi momentum strategis bagi TNI Angkatan Udara untuk terus bertransformasi dalam mewujudkan kekuatan udara yang AMPUH dan berdaya gentar di kawasan. Melalui berbagai upaya perbaikan berkelanjutan serta profesionalisme yang senantiasa dijaga, TNI Angkatan Udara dinilai mampu tetap berada pada jalur yang tepat dan meraih berbagai capaian yang patut disyukuri dan dibanggakan.

Salah satu capaian internal yang menonjol adalah keberhasilan mempertahankan zero accident sepanjang tahun 2025, bahkan selama dua tahun berturut-turut. Capaian tersebut merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa sekaligus cerminan komitmen seluruh personel dalam menjamin keselamatan dan kelancaran pelaksanaan operasi maupun penugasan. Meski demikian, Kasau menegaskan bahwa upaya keselamatan tidak berhenti pada zero accident semata. Meningkatnya jumlah incident dan serious incident harus menjadi pengingat untuk terus memperkuat disiplin serta kepatuhan terhadap prosedur guna mewujudkan generative safety culture di lingkungan TNI Angkatan Udara.

Selain itu, disampaikan pula rasa syukur atas pengesahan Undang-Undang Pengelolaan Ruang Udara yang semakin memperkokoh peran dan kewenangan TNI Angkatan Udara dalam menjaga kedaulatan udara nasional. Pada lingkup nasional, TNI Angkatan Udara juga berkontribusi aktif dalam berbagai agenda strategis negara, antara lain pelaksanaan upacara tradisi kehormatan militer, peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dan TNI, Program Ketahanan Pangan, serta Program Makan Bergizi Gratis dengan puluhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi, siap operasi, maupun dalam tahap pembangunan.

Dalam bidang penanggulangan bencana alam, khususnya di wilayah Sumatera, TNI Angkatan Udara mengerahkan hingga 21 alutsista udara, termasuk pesawat A-400M, serta melibatkan lebih dari 2.500 personel. Pada operasi kemanusiaan tersebut, TNI Angkatan Udara berhasil mendistribusikan lebih dari 3.568 ton bantuan kemanusiaan dan 1.000 unit genset dari Kementerian ESDM, disertai dukungan evakuasi, distribusi logistik, dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Berbagai upaya tersebut mencerminkan komitmen TNI Angkatan Udara dalam memperkuat ketahanan nasional sekaligus memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat. Di tingkat internasional, TNI Angkatan Udara juga memperoleh kepercayaan untuk berpartisipasi dalam operasi air drop multinasional Solidarity Path Operation-2 di Gaza, Palestina, serta terus membangun stabilitas kawasan melalui diplomasi udara, latihan bersama seperti Super Garuda Shield dan Elang Thainesia, serta kerja sama dengan angkatan udara negara sahabat.

Kasau menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan ASN TNI Angkatan Udara atas dedikasi, integritas, serta capaian yang mengharumkan nama institusi, baik di dalam maupun luar negeri. Memasuki tahun 2026, Kasau menegaskan lima prioritas utama TNI Angkatan Udara, yakni modernisasi alpalhankam, validasi organisasi, pengembangan peranti lunak, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta partisipasi aktif dalam mendukung kebijakan nasional.

Mengakhiri amanat, Kasau menyampaikan Perintah Harian yang menjadi pedoman seluruh personel, meliputi peningkatan keimanan dan ketakwaan, penegakan disiplin dan kehormatan prajurit, prioritas keselamatan terbang dan kerja, kewaspadaan terhadap ancaman siber, percepatan transformasi TNI AU AMPUH, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan sinergi nasional.

Apel Luar Biasa sekaligus Apel Khusus Tahun Baru 2026 ini menjadi wujud komitmen TNI Angkatan Udara untuk senantiasa adaptif, profesional, dan siap menjaga kedaulatan udara nasional demi terwujudnya Indonesia Maju.