TNI AU. Dengan memanfaatkan lahan yang ada, Kompi Produksi Lanud Muljono terus melakukan berbagai inovasi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satu langkah nyata yang dikembangkan adalah budidaya ikan air tawar berjenis ikan nila dengan menggunakan sistem keramba sebagai upaya optimalisasi potensi perairan di lingkungan Lanud Muljono. Senin(05/01/2026)
Budidaya ikan nila dengan sistem keramba ini dikelola secara terencana dan berkelanjutan, dengan memperhatikan aspek kualitas air, pemberian pakan yang tepat, serta pengawasan kesehatan ikan secara rutin.
Saat ini Kompi Produksi Lanud Muljono sedang membudidayakan 60.000 ekor ikan nila. Sistem keramba dipilih karena dinilai efektif dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi pemeliharaan, serta memudahkan proses pemantauan dan panen.
Komandan Lanud Muljono Kolonel Pnb Ahmad Mulyono, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pengembangan budidaya ikan air tawar ini merupakan bentuk inovasi Kompi Produksi dalam memanfaatkan sumber daya yang ada secara optimal. Selain mendukung ketersediaan pangan bergizi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan keterampilan dan kemandirian personel.
“Melalui budidaya ikan air tawar dengan sistem keramba, diharapkan Kompi Produksi mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan sekaligus meningkatkan nilai guna lahan dan perairan yang tersedia di lingkungan Lanud,” ujar Komandan Lanud Muljono.
Dengan adanya inovasi ini, Lanud Muljono menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang ketahanan pangan, sekaligus memperkuat sinergi antara pelaksanaan tugas pokok pertahanan negara dengan pemberdayaan potensi satuan secara produktif dan berkelanjutan.
-1122092-1080.webp)
-1122092-1080.webp)
