Pengunjung Website
Hari Ini: 19
Minggu Ini: 132
Bulan Ini: 301
Tahun Ini: 599,749
img thumbnail

Kosek I Gelar Latihan Kesiagaan dalam Bentuk Simulasi Penanganan Bahaya Kebakaran, Tingkatkan Respons Cepat di Lingkungan Satuan

TNI AU – Medan.        Kosek I melaksanakan latihan kesiagaan dalam bentuk simulasi penanggulangan bahaya kebakaran sebagai upaya meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi kondisi darurat serta meminimalisir risiko kerugian akibat kebakaran di lingkungan satuan. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Posek dan Kantor Sekretariat Kosek I ini mengangkat skenario kebakaran akibat korsleting listrik Rabu (6/11/2025).

Simulasi diawali dengan tercium bau kabel terbakar serta munculnya asap. Personel yang berada di lokasi segera melakukan pengecekan visual untuk memastikan sumber bahaya. Setelah ditemukan indikasi kuat terjadinya kebakaran, personel dengan sigap memutus aliran listrik untuk menghambat penyebaran api.

Dengan adanya bukti kebakaran benar terjadi, beberapa personel langsung mengambil APAR untuk melakukan pemadaman awal secara tepat sasaran dan membunyikan sirine tanda bahaya. Sementara personel lainnya mengamankan dokumen, baik kertas maupun elektronik, kemudian berlari menuju titik kumpul yang telah ditentukan guna memastikan keselamatan diri dan pelaporan jumlah personel.

Setelah api berhasil dikendalikan, proses dilanjutkan dengan mengumpulkan seluruh personel dalam satu area aman untuk menghitung kerugian awal yang kemungkinan timbul akibat adanya insiden kebakaran tersebut.

Panglima Kosek I Marsma TNI Imam Subekti, S.T., M.IR., selaku Pemimpin Umum Latihan melalui Asisten Operasi Kosek I Letkol Pnb Setyo Budi Pulungan, S.E., S.M., M.Han., CHRMP., CPSc., CRMS selaku Komandan Latihan menegaskan pentingnya peningkatan kemampuan individu dalam merespon setiap kejadian yang tak terduga, salah satunya adalah terjadinya kebakaran.

“Respons cepat dan keterampilan personel merupakan kunci dalam meminimalisir risiko serta dampak kebakaran di lingkungan kerja. Latihan seperti ini akan terus ditingkatkan kualitasnya agar respon menghadapi keadaan darurat dan tingkat pemahaman personel terhadap prosedur penanganan kebakaran semakin bertambah dari waktu ke waktu ” tegasnya.

Asops juga memberikan apresiasi atas lancarnya pelaksanaan latihan simulasi penanggunggulangan kebakaran, dengan harapan agar seluruh personel terus meningkatkan kesiagaan serta memahami prosedur penanganan darurat secara tepat.

Untuk memperkuat pemahaman teknis, Kosek I telah menjalin kerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Medan, di mana personel instansi tersebut memberikan sosialisasi pencegahan dan penanganan kebakaran, termasuk pemaparan segitiga api (oksigen, bahan/material, dan panas), penggunaan APAR sesuai kelas kebakaran, teknik pemadaman akibat kebocoran gas, serta Metode tradisional yang tepat. Seluruh personel diwajibkan mencoba langsung teknik pemadaman menggunakan karung atau kain basah, serta tabung APAR sesuai jenis kebakarannya.
Kasipers Damkar Medan, Bapak Aswin, menekankan peran vital setiap individu. “Deteksi dini dan tidak panik menjadi faktor penting dalam menghadapi kebakaran. Semua harus memahami jalur evakuasi dan cara pemadaman awal agar api tidak berkembang sebelum meluas. Orang yang pertama kali melihat kebakaran harus segera melakukan pemadaman awal sambil meminta bantuan,” jelasnya.
Lebih lanjut di sampaikan bahwa kegiatan latihan kesiagaan dalam bentuk simulasi penanggulangan bahaya kebakaran adalah merupakan bagian dari upaya kolaborasi berkelanjutan antara Kosek I dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Medan, dalam rangka meningkatkan keamanan lingkungan kerja serta memperluas kerja sama terkait standarisasi keselamatan kerja.
Latihan kesiagaan ini menjadi bukti komitmen Kosek I dalam membangun budaya safety, meningkatkan respons cepat seluruh personel terhadap potensi kebakaran, demi menjaga keselamatan jiwa dan keamanan materiil satuan.