TNI AU. Surabaya. Sebanyak 100 Perwira Siswa (Pasis) Seskoau Angkatan ke-64 melaksanakan Kuliah Kerja Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) sebagai bagian dari program pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Seskoau, Marsekal Muda TNI Dr. Jorry S. Koloay, S.IP., M.Han., dengan tujuan memperluas wawasan peserta terkait peran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mendukung pembangunan nasional dan kekuatan pertahanan negara.
Dalam rangkaian kegiatan, rombongan Pasis mengunjungi PT PAL Indonesia di Surabaya, salah satu industri strategis nasional yang bergerak dalam pembangunan kapal untuk kebutuhan militer dan sipil. Di lokasi kunjungan, para Pasis mendapatkan paparan langsung mengenai proses perancangan, konstruksi, serta pengembangan teknologi kapal buatan anak bangsa yang menjadi bagian penting dalam mendukung kekuatan alat utama sistem pertahanan negara khususnya bidang kemaritiman dan logistik pertahanan. PT PAL selama ini dikenal sebagai pilar industri pertahanan nasional dengan produk-produknya yang menjadi andalan TNI dan potensi sinergi strategis dengan instansi lain.
Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke Wingdik 700 Hanud, satuan pendidikan Sistem Pertahanan Udara Nasional (Hanud) yang berperan penting dalam mencetak personel TNI AU yang kompeten dalam operasional pertahanan udara. Di sana, para Pasis menerima pemaparan mengenai teknologi dan metode pembelajaran terkini yang diaplikasikan dalam pendidikan serta fasilitas simulasi canggih yang mendukung kesiapan sumber daya manusia di bidang pertahanan udara.
Pada kunjungan tersebut, Komandan Seskoau Marsda TNI Jorry S. Koloay menyampaikan pentingnya Kuliah Kerja Iptek sebagai wahana integrasi antara ilmu pengetahuan, teknologi industri, dan strategi pertahanan guna menjawab kompleksitas tantangan keamanan di era modern. Beliau menekankan bahwa pemahaman terhadap proses industri strategis serta sistem pertahanan udara nasional merupakan aspek fundamental yang harus dimiliki oleh perwira TNI AU dalam rangka mendukung kemandirian teknologi pertahanan negara.
Lebih jauh, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong sinergi antara institusi pendidikan militer, industri strategis, dan satuan operasional dalam membangun kolaborasi yang kokoh demi memperkuat fondasi pertahanan negara berbasis Iptek.
Program Kuliah Kerja Iptek ini merupakan bagian dari upaya Seskoau untuk membekali para Pasis dengan pengalaman langsung di lapangan sehingga mampu menyusun kajian akademik serta inovasi strategis yang dapat diimplementasikan dalam tugas-tugas ke depan sebagai pemimpin militer yang profesional dan adaptif terhadap tantangan masa depan.



