Pengunjung Website
Hari Ini: 20
Minggu Ini: 20
Bulan Ini: 526
Tahun Ini: 4,162
img thumbnail

Lanud Roesmin Nurjadin Peringati Tahun Baru Islam 1448 H

TNI AU. Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dengan menggelar kegiatan keagamaan bertema “Jadikan Semangat Muharram untuk Perubahan yang Lebih Baik Menuju Indonesia Maju dan Berdaulat”, bertempat di Masjid Amrullah Lanud Rsn, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh makna, diawali dengan penampilan grup rebana Nurul Hidayah, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Acara tersebut dihadiri Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 4/D.I Lanud Roesmin Nurjadin Ny. Astrid Abdul Haris beserta pengurus, para pejabat Lanud Roesmin Nurjadin, serta seluruh personel Lanud Roesmin Nurjadin dan satuan Insub yang beragama Islam.
Dalam sambutannya, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris, M.M.Pol., M.M.O.A.S., menegaskan bahwa peringatan Tahun Baru Islam bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen spiritual dan moral sebagai insan beriman sekaligus abdi negara.
“Peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah merupakan tonggak penting dalam sejarah peradaban Islam. Hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga transformasi diri menuju kehidupan yang lebih baik, dari pasif menjadi aktif, dari kelemahan menuju kekuatan, serta dari keburukan menuju kebaikan,” ujar Danlanud.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Dr. H. Saidul Amin, M.A., Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Beliau menjelaskan bahwa Muharram merupakan salah satu dari empat bulan yang dimuliakan Allah SWT, bersama Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Rajab. Bulan Muharram memiliki keistimewaan tersendiri karena disebut Syahrullah atau “Bulan Allah”, yang menunjukkan kemuliaan dan kedudukannya yang istimewa di sisi Allah SWT.
Ustadz Saidul Amin juga mengingatkan pentingnya memperbanyak amalan ibadah pada bulan Muharram, seperti puasa sunnah, shalat malam, serta puasa Tasu’a pada 9 Muharram dan puasa Asyura pada 10 Muharram. Menurutnya, amalan-amalan tersebut menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memperoleh ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu.