Pengunjung Website
Hari Ini: 18
Minggu Ini: 94
Bulan Ini: 699
Tahun Ini: 7,265
img thumbnail

Lanud Sjamsudin Noor Kerahkan Kekuatan Udara Dukung Operasi Modifikasi Cuaca Demi Kemanusiaan Di Kalsel dan Kalteng

TNI AU. Pangkalan TNI AU (Lanud) Syamsudin Noor (Sam) terus menunjukkan komitmen dan aksi nyata dalam mendukung penuh Satuan Tugas (Satgas) Udara Siaga Bencana Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Melalui Apron Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru (28/10/2026), Lanud memfasilitasi kelancaran Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) berbasis kemanusiaan guna memitigasi dampak buruk Karhutla di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Dalam misi strategis kemanusiaan hari ini, TNI AU mengerahkan kekuatan udara optimal dengan menyiagakan lima unit pesawat dari berbagai tipe. Armada yang terlibat meliputi tiga unit pesawat NC-212/NC-212i, satu unit pesawat angkut sedang CN-295, hingga pesawat angkut berat legendaris C-130 Hercules. Seluruh pesawat ini diterbangkan secara bergantian untuk melaksanakan misi penyemaian awan di berbagai titik rawan bencana demi memicu hujan buatan.
Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., menegaskan bahwa pengerahan armada beserta seluruh personel pendukung ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan operasional TNI AU untuk membantu masyarakat.
 "Operasi Modifikasi Cuaca ini adalah misi kemanusiaan yang sangat vital. Kami di Lanud Sjamsudin Noor berkomitmen untuk selalu bersiaga penuh, memastikan seluruh dukungan fasilitas, logistik, dan koordinasi penerbangan berjalan optimal demi kelancaran misi penanganan Karhutla di wilayah Kalsel dan Kalteng," ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Pesawat pertama, NC-212 dengan registrasi A-2105 yang dipimpin Mayor Pnb Adam Nur Fadli bersama 7 crew, sukses menjalankan dua sortie penerbangan dengan total waktu berjam-jam di udara. Sortie pertama menebar 800 Kg bahan semai NaCl di langit Kota Palangkaraya dan Kab. Katingan, sementara sortie kedua menyebar 587 Kg Dry Ice di wilayah Pangkalan Bun. Dukungan logistik refuel dan pergerakan personel serta barang berjalan lancar berkat kesiapan fasilitas di Lanud Syamsudin Noor.
Kesiapan operasional juga ditunjukkan oleh pesawat NC-212i (A-2119) di bawah komando Kapten Pnb Edwin Aldrin serta pesawat NC-2107 yang dipimpin Letkol Pnb Wanto Nur Abadi. Pesawat A-2119 sukses menyemai 800 Kg NaCl di wilayah Katingan–Kotim, sementara A-2107 melaksanakan misi ganda dengan menaburkan 800 Kg NaCl di Kalsel Bagian Timur-Utara pada sortie pertama serta 650 Kg Dry Ice di Pangkalan Bun pada sortie kedua.
Operasi skala lebih besar dijalankan oleh pesawat CN-295 (A-2904) yang dipimpin Mayor Pnb Ryan Parafoila bersama 12 crew serta pesawat raksasa C-130 Hercules (A-1328) di bawah kepemimpinan Mayor Pnb Matheus Banu L. Pesawat CN-295 sukses menjatuhkan 2.000 Kg NaCl di wilayah Kotim, Seruyan, Kobar, dan Lamandau. Sementara itu, Hercules A-1328 menerbangkan muatan masif seberat 4.800 Kg bahan semai NaCl untuk disebarkan secara terpusat di wilayah Selatan Palangkaraya, Kotawaringin Timur, dan Pulang Pisau.
Secara keseluruhan, operasi modifikasi cuaca lintas udara ini menjadi bukti sinergi dan dedikasi tinggi TNI AU dalam mengabdi untuk kepentingan masyarakat. Dengan tuntasnya berbagai misi penerbangan yang berpusat di Banjarbaru ini, diharapkan titik-titik api dapat segera padam, kabut asap berkurang drastis, dan kualitas udara di Kalsel maupun Kalteng kembali pulih demi kesehatan serta keselamatan bersama.