Pengunjung Website
Hari Ini: 8
Minggu Ini: 56
Bulan Ini: 586
Tahun Ini: 2,014
img thumbnail

Lanud Sutan Sjahrir Gelar Sholat Idul Fitri 1447 H, Perkuat Nilai Tauhid dan Kebersamaan

TNI AU. Umat Muslim di lingkungan Lanud Sutan Sjahrir memadati Apron Lanud Sutan Sjahrir dalam pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 H/2026 M, Sabtu (21/3/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Sutan Sjahrir Kolonel Nav Wahyu Bintoro, S.E., M.M., M.Han. Mengusung tema “Idul Fitri Membentuk Mental Prajurit TNI yang Prima dan Memegang Teguh Nilai-nilai Tauhid untuk Indonesia Maju,” kegiatan ini menjadi momentum memperkuat nilai spiritual sekaligus soliditas antara prajurit dan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat Lanud, personel Perwira, Bintara, Tamtama, serta PNS, Ketua dan anggota PIA Ardhya Garini Cabang 11/D.I, serta masyarakat sekitar Kelurahan Parupuk Tabing Kota Padang. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan sinergi yang erat antara TNI AU dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan, khususnya pada momen suci Idul Fitri.

Dalam sambutannya, Komandan Lanud Sutan Sjahrir menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan hari kemenangan yang sarat makna, sebagai hasil dari proses pembinaan diri selama bulan Ramadhan. Momentum ini, menurutnya, harus dimaknai sebagai titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, peduli, dan bijaksana, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta menebarkan nilai-nilai kedamaian dan kasih sayang.

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri dipimpin oleh Imam sekaligus Khatib Ustadz Abdul Salam, S.Pd.I., yang dalam tausiahnya menekankan pentingnya menjaga kemurnian hati dan meningkatkan ketakwaan pasca-Ramadhan. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari takbir, sholat berjamaah, hingga doa bersama, berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ibadah ritual, tetapi juga memperkuat nilai religius dan humanis sebagai landasan pengabdian TNI AU kepada masyarakat, bangsa, dan negara.