TNI AU. Makassar, Penkodau II. Pangkodau II menegaskan, seluruh prajurit yang terlibat harus memahami secara menyeluruh tahapan dan mekanisme latihan, termasuk menghadirkan prajurit untuk mengetahui proses latihan secara langsung agar pelaksanaan kegiatan tidak hanya menjadi rutinitas semata, melainkan benar-benar memberikan pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab di lapangan.
"Latihan Kesiagaan II Kodau II digelar sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit dalam mendukung tugas operasi udara," Hal tersebut menjadi penekanan Pangkodau II saat memberikan arahan pada Kolat dan para pelaku Latihan Kesiagaan II Kodau II "Sikatan Daya" TA 2026 di Posko Latihan Makodau II, Makassar, Selasa (19/2026).
Pangkodau II menekankan, latihan ini jangan sekadar sebagai kegiatan rutin namun harus dipahami secara menyeluruh setiap tahapan dan mekanismenya. ada saatnya nanti latihan ini akan menjadi bekal penting ketika negara benar-benar membutuhkan dan memanggil kita untuk melaksanakan tugas.
Latihan ini melibatkan satuan jajaran Kodau II di antaranya Lanud Sultan Hasanuddin, Lanud Iswahjudi, Lanud Abdulrachman Saleh, Lanud Adisutjipto, Lanud Dhomber, dan Lanud Sjamsudin Noor. Dilaksanakan dalam dua tahap, yakni Geladi Posko pada 19 hingga 21 Mei 2026 dan Geladi Lapangan pada 25 Mei sampai 4 Juni 2026.
Skenario latihan meliputi penanganan Pasca Force Down, SAR dan Operasi Evakuasi Medis Udara di Lanud Sultan Hasanuddin, SAR, Simulasi Pertahanan Vertikal dan Horizontal serta Operasi Rekonstruksi Pangkalan Udara di Lanud Iswahjudi, serta Crash Team dan Operasi Teritorial di Lanud Abdulrachman Saleh.



