TNI AU – Lanud Pangeran M. Bun Yamin melaksanakan Latihan Patroli Taktis Pertahanan Pangkalan di area Bordes Lanud, Kamis (18/9/2025). Kegiatan ini dipimpin oleh Komandan Satuan Pertahanan Pangkalan (Dansathanlan) Lanud Pangeran M. Bun Yamin, Lettu Pas Dodi A., yang bertindak sebagai Komandan Latihan (Danlat).
Latihan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam mempertahankan pangkalan serta mengamankan aset strategis milik TNI Angkatan Udara, khususnya yang berada di wilayah Lanud Pangeran M. Bun Yamin.
Skenario latihan menggambarkan adanya ancaman dari Gerakan Pengacau Keamanan (GPK) yang berupaya menguasai lahan milik Lanud. Dalam simulasi tersebut, GPK melakukan pengerjaan lahan untuk ditanami singkong, tebu, dan mendirikan bangunan permanen. Mereka menolak klaim kepemilikan Lanud dengan alasan lahan tersebut merupakan tanah adat yang telah lama digarap.
Tim Patroli kemudian melakukan upaya persuasif namun dihadapkan pada penolakan massa sekitar 20 orang yang memicu cekcok hingga terjadi bentrok. Meski demikian, pasukan pertahanan pangkalan berhasil mengendalikan situasi tanpa melakukan tembakan, baik hampa, karet, maupun tajam.
Dalam latihan ini, tiga orang anggota GPK berhasil dilumpuhkan dan diamankan untuk diserahkan kepada Polisi Militer (POM) dan Intelijen. Tim Patroli juga melakukan penyergapan terhadap provokator dan massa lainnya sehingga seluruh potensi gangguan dapat dinetralisir.
Melalui kegiatan ini, Lanud Pangeran M. Bun Yamin menegaskan komitmen dalam menjaga kedaulatan dan mengamankan seluruh aset pangkalan udara, serta memastikan setiap personel memiliki kemampuan taktis dan prosedur yang terlatih dalam menghadapi potensi ancaman di lapangan.



