TNI AU. Kepala Dinas Teritorial (Kadister) Lanud H. AS Hanandjoeddin Kapten Tek Wahap memberikan pengarahan tentang pentingnya mengimplementasikan makna puasa sebagai sarana melatih kesabaran dan pengendalian diri, di Lapangan Apel Mako Lanud H. AS Hanandjoeddin, Kamis (26/2/2026).
Dalam suasana bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, Kapten Tek Wahap menyampaikan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan emosi, menjaga lisan, serta memperkuat keikhlasan dalam menjalankan tugas dan pengabdian.
“Puasa mengajarkan kita untuk lebih sabar, lebih peka terhadap sesama, serta lebih disiplin dalam mengendalikan diri. Nilai-nilai ini harus kita implementasikan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat dan dalam kedinasan,” tegasnya di hadapan para personel.
Kadister juga menambahkan, implementasi nilai puasa di lingkungan satuan dapat diwujudkan melalui peningkatan etos kerja, menjaga kekompakan, serta saling menghormati dan membantu antar anggota. Bulan Ramadhan justru menjadi momentum untuk tetap produktif dan profesional, meskipun dalam kondisi berpuasa.
Lebih lanjut, Kapten Tek Wahap mengajak seluruh personel untuk menjadikan Ramadhan sebagai sarana introspeksi dan pembinaan mental spiritual. Dengan hati yang bersih dan niat yang tulus, setiap tugas yang dijalankan akan bernilai ibadah dan menjadi ladang pahala.
“Jadikan setiap langkah pengabdian kita sebagai bagian dari ibadah. Ketika kita bekerja dengan sabar, ikhlas, dan penuh tanggung jawab, maka di situlah makna puasa benar-benar kita rasakan,” ujarnya.
Pengarahan tersebut diharapkan dapat memperkuat karakter prajurit yang religius, profesional, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi, sehingga mampu memberikan kontribusi terbaik bagi satuan, masyarakat, dan bangsa, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh rahmat dan ampunan

-1123791-1080.webp)

-1123791-1080.webp)
