TNI AU. Tanjungpinang. Mengawali tahun 2026, Pangkalan TNI Angkatan Udara Raja Haji Fisabilillah (Lanud RHF) menggelar Apel Luar Biasa dan Doa Bersama yang dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah, Kolonel Pnb Rony Widodo, S.T., M.M., M.Han., bertempat di Lapangan Apel Mako Lanud RHF. Jumat (2/1/2026).
Apel tersebut diikuti oleh seluruh personel Lanud RHF yang terdiri dari Perwira, Bintara, Tamtama, serta Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam apel tersebut, Komandan Lanud RHF membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU), Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., DDalam amanatnya KASAU mengucapkan “Selamat Tahun Baru 2026” kepada seluruh personel TNI Angkatan Udara di mana pun berada dan bertugas. KASAU berharap agar Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kesehatan, keselamatan, dan keberhasilan dalam menjalankan amanah pengabdian kepada bangsa dan negara.
Lebih lanjut disampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, TNI Angkatan Udara dihadapkan pada berbagai dinamika dan tantangan yang tidak ringan. Namun demikian, tahun tersebut juga menjadi momentum penting bagi TNI AU untuk terus bertransformasi dalam mewujudkan kekuatan udara yang AMPUH dan berdaya gentar di kawasan.
Salah satu capaian internal yang patut disyukuri adalah keberhasilan TNI Angkatan Udara dalam mempertahankan zero accident sepanjang tahun 2025 dan hingga kini selama dua tahun berturut-turut. Capaian tersebut mencerminkan komitmen kuat TNI AU dalam menjaga profesionalisme, keselamatan, serta ketahanan nasional.
Selain itu, TNI Angkatan Udara juga menunjukkan peran aktif di tingkat internasional dengan berpartisipasi dalam operasi air drop multinasional Solidarity Path Operation-2 di Gaza, Palestina. Dalam rangka membangun stabilitas kawasan, TNI AU terus melaksanakan diplomasi udara melalui latihan bersama seperti Super Garuda Shield, Elang Thainesia, serta kerja sama dengan Angkatan Udara negara sahabat.
Untuk menjamin perbaikan berkelanjutan dan keselarasan arah pembangunan kekuatan di tahun 2026, KASAU menegaskan kembali lima prioritas TNI Angkatan Udara, yaitu: Modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam), Validasi organisasi, Pengembangan peranti lunak, Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, serta Partisipasi aktif dalam mendukung kebijakan nasional.
Di akhir amanat, KASAU menekankan agar seluruh jajaran mempersiapkan dan melaksanakan prioritas tersebut secara matang sebagai landasan kokoh bagi kejayaan TNI Angkatan Udara di masa depan, diantaranya dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memegang teguh nilai-nilai Sumpah Prajurit dan Sapta Marga, mengutamakan keselamatan terbang dan kerja, meningkatkan kesadaran keamanan siber, memastikan transformasi TNI AU AMPUH berjalan terarah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang profesional dan adaptif, serta memperkuat sinergi nasional melalui kolaborasi dan pendekatan humanis.
Usai pelaksanaan Apel Luar Biasa Tahun Baru 2026, kegiatan dilanjutkan dengan Doa Bersama. Bagi personel yang beragama Islam, doa dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas, sementara personel yang non-islam melaksanakan doa bersama di Ruang Briefing Lanud RHF.
Doa bersama tersebut diselenggarakan sebagai ungkapan rasa syukur atas penyertaan Tuhan Yang Maha Esa sepanjang tahun sebelumnya, sekaligus memohon kelancaran, keselamatan, dan keberkahan di tahun 2026 bagi seluruh personel TNI Angkatan Udara dan ASN, khususnya di lingkungan Lanud Raja Haji Fisabilillah. (Pen RHF).



-1122045-1080.webp)

-1122045-1080.webp)



-1122045-1080.webp)



-1122045-1080.webp)
