TNI AU . Panglima Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Pangkodau) III Marsda TNI Dr. Azhar Aditama D., S.Sos., M.M.,mendampingi Panglima TNI Jendral TNI Agus Subiyanto S.E., M.Si., menyambut Kedatangan Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin beserta rombongan di Timika, Papua Tengah, Jum'at (2/1/2026).
Kedatangan Menhan RI beserta rombongan di Bandara Mozes Kilangin Timika pukul 16.14 WIT menggunakan pesawat TNI AU B-737 A-7308.
Turut hadir dalam penyambutan Menhan RI, Pangkogabwilhan III Letjen TNI Bambang Trisnohadi, S.I.P., Aslog TNI Mayjen TNI Rudi Puruwito, S.E., M.M , Dankoopsus TNI Mayjen TNI Yudha Airlangga S.E., Danpuspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto SIP., CHRMP., Kabalog TNI Mayjen TNI Lin Novrianto S.E., serta sejumlah pejabat TNI Wilayah Papua.
Selanjutnya, kedatangan Menhan RI ke Timika dalam rangka meresmikan Baseops dan Mess Crew Lanud Yohanis Kapiyau diawali dengan penandatanganan prasasti sebagai tanda diresmikannya Baseops dan Mess Crew Yohanis Kapiyau dilanjutkan peresmian Marshelling Area Jendral Besar Nasution di Yonif 754 ENK.
Kunjungan ini selain meresmikan Baseops , Mess Crew Yohanis Kapiyau serta peresmian Marshelling Area Jendral Besar Nasution di Yonif 754 ENK. Menhan RI juga memberikan pengarahan kepada seluruh Panglima dan Komandan TNI di wilayah Papua untuk menyamakan persepsi tentang nilai strategis Papua terhadap kedaulatan NKRI dilihat dari berbagai sudut pandang.
Sesampainya Menhan RI beserta rombongan di Yonif 754 ENK dilanjutkan memberi sambutan Kepada seluruh prajurit. "Saya Menteri Pertahanan mendukung kebijakan Nasional akan membangun pertahanan di Papua ini, Apa yang sudah diusulkan oleh Bapak Presiden tahun 2026 ini bekerja keras untuk meningkatkan Komando Operasi kita di daerah perbatasan dan Papua ini." tegasnya.
Ditambahkanya, Prajurit yang berjuang harus diberikan perhatian yang cukup. Jadi pada sore hari ini saya datang untuk memberikan semangat kepada Komando Operasi di Papua. Kalian adalah prajurit yang memiliki kemampuan individu terbaik. Ada perubahan taktik dan teknik sesuai perkembangan teknologi. Kita tidak boleh kalah dengan perkembangan mereka di gunung dan di Lembah. Kita harus hadapi,"ucap Menhan RI.





