Pengunjung Website
Hari Ini: 5
Minggu Ini: 77
Bulan Ini: 583
Tahun Ini: 4,219
img thumbnail

Peresmian Kawasan Ecopark Situ Cipendil Skadron Udara 8, Padukan Pelestarian Lingkungan dan Warisan Sejarah

TNI AU. Danlanud Atang Sendjaja Marsma TNI A. F. Picaulima, S.Sos., bersama Danskadron Udara 8 Letkol Pnb Boy Nanang N.H., S.I.P., General Manager PT. Antam Tbk UBPE Pongkor bapak Nilus Rahmat, S.T., M.Si., serta Direktur PT. Mustika Lestari Jaya bapak Jasmin meresmikan Kawasan Ecopark Situ Cipendil Skadron Udara 8 yang berada di lingkungan Lanud Atang Sendjaja, Senin (22/6/2026). Peresmian tersebut turut disaksikan oleh Dangrup 2 Helikopter Marsma TNI R. E. Kargono, S.M., M.Han., beserta pejabat utama jajaran Grup 2 Helikopter dan jajaran Lanud Atang Sendjaja serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Bogor.Peresmian kawasan ecopark tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya pelestarian lingkungan hidup di kawasan Lanud Atang Sendjaja sekaligus bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai sejarah yang melekat pada Situ Cipendil. Momentum tersebut juga mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI Angkatan Udara, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan generasi mendatang.Sebagai bagian dari rangkaian peresmian, dilaksanakan pula kegiatan penaburan benih ikan bantuan dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor serta bantuan tanaman alpukat dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus memperkuat fungsi kawasan sebagai ruang hijau yang produktif dan berkelanjutan.Kawasan Ecopark Situ Cipendil mulai dibangun pada Agustus 2025 sebagai bagian dari program pengembangan ruang terbuka hijau yang mengedepankan keseimbangan antara fungsi ekologis, edukasi, dan rekreasi. Pembangunan kawasan ini tidak hanya bertujuan mempercantik lingkungan satuan, tetapi juga menjaga keberlangsungan ekosistem yang selama ini menjadi bagian penting dari sistem tata air di wilayah Lanud Atang Sendjaja.Situ Cipendil sendiri memiliki nilai historis yang kuat. Kawasan tersebut merupakan peninggalan Kampung Cipendil yang dahulu berada di wilayah yang kini menjadi bagian dari Lanud Atang Sendjaja. Nama Cipendil berasal dari bahasa Sunda, yakni "Ci" yang berarti air dan "Pendil" yang berarti periuk kecil yang terbuat dari tanah liat. Nama tersebut menggambarkan keterkaitan erat masyarakat masa lalu dengan sumber daya air yang menjadi pusat kehidupan di kawasan tersebut.Selain itu, melalui keberadaan situ yang menerima dan menampung aliran air dari kawasan sekitarnya menjadikan area ini memiliki peran strategis sebagai daerah resapan, pengendali tata air, sekaligus habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna.