TNI AU. Timika. Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan terhadap penyakit menular, Klinik Bhuwana Lanud Yohanis Kapiyau melaksanakan sosialisasi kesehatan tentang Superflu kepada seluruh personel bertempat di Baseops Lanud YKU, Timika, Papua Tengah, Jumat (30/1/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan setelah apel pagi dan dipaparkan langsung oleh Kepala Kesehatan (Kakes) Lanud Yohanis KapiyauLettu Kes dr. Joserio.
Pada kesempatan tersebut dijelaskan bahwa Superflu bukanlah terminologi medis resmi, melainkan istilah populer di masyarakat yang merujuk pada varian virus Influenza A (H3N2) subclade K. Istilah “super” digunakan karena adanya peningkatan kasus, penularan yang cepat, serta dominasi varian tersebut yang juga dipengaruhi oleh fenomena seasonal influenza secara global.
Lebih lanjut, dr. Joserio, menjelaskan gejala Superflu antara lain demam tinggi, batuk dan pilek, nyeri sendi, nyeri tenggorokan, serta tubuh terasa lemas. Penularannya dapat terjadi melalui percikan droplet, kontak langsung, maupun permukaan yang terkontaminasi. Superflu memiliki risiko tinggi terutama bagi anak-anak, lansia, dan individu dengan daya tahan tubuh rendah (immunocompromised) serta penderita penyakit kronis.
Sebagai langkah pencegahan, personel diimbau untuk melakukan vaksinasi, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, tetap berada di rumah saat sakit, serta segera melakukan konsultasi kesehatan apabila mengalami gejala. Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh personel Lanud Yohanis Kapiyau Timika semakin waspada dan mampu menjaga kesehatan diri maupun lingkungan sekitar. (Penyku)
-1122920-1080.webp)
-1122920-1080.webp)
-1122920-1080.webp)
-1122920-1080.webp)