Pengunjung Website
Hari Ini: 7
Minggu Ini: 55
Bulan Ini: 561
Tahun Ini: 4,197
img thumbnail

Perkuat Kesiapan Pertahanan Udara Terpadu, Pangkoopsau Buka Latihan Cakra A Kosek I TA 2026

TNI AU. Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsau) Marsda TNI Djoko Hadipurwanto, S.E., M.M., selaku Pimulat, secara resmi membuka Latihan Cakra A Kosek Tahun Anggaran 2026 melalui konferensi video dari Ruang Pusat Olah Yudha Seskoau, Lembang, Selasa (23/6/2026).

Latihan yang mengusung tema “Kosek I beserta jajarannya melaksanakan kegiatan pertahanan udara secara terpadu di wilayah tanggung jawab Kosek I dalam rangka menjaga kedaulatan wilayah udara nasional.” tersebut mencerminkan pentingnya keterpaduan seluruh unsur pertahanan udara dalam menjaga kedaulatan wilayah udara nasional melalui sistem komando dan kendali yang efektif.

Dalam amanat Pangkoopsau, ditegaskan bahwa Latihan Cakra A merupakan sarana penting untuk memelihara, meningkatkan, dan menguji kemampuan serta kesiapsiagaan unsur-unsur pertahanan udara TNI Angkatan Udara, khususnya di jajaran Kosek I.

“Latihan Cakra A harus dimanfaatkan sebagai wahana untuk menguji kesiapan sistem pertahanan udara secara menyeluruh. Keberhasilan pertahanan udara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan masing-masing unsur, tetapi juga oleh keterpaduan, koordinasi, komunikasi, serta kecepatan pengambilan keputusan dalam sistem komando dan kendali yang efektif,” tegas Pangkoopsau.

Lebih lanjut disampaikan bahwa perkembangan lingkungan strategis yang semakin kompleks, disertai kemajuan teknologi militer dan munculnya berbagai ancaman multidimensi, menuntut TNI Angkatan Udara untuk terus meningkatkan kesiapan dan kemampuan pertahanan udara nasional. Sejalan dengan itu, modernisasi alutsista yang tengah berlangsung juga harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia yang profesional dan adaptif.

“Melalui latihan ini saya berharap seluruh personel semakin profesional, menguasai teknologi yang terus berkembang, serta mampu beroperasi secara terintegrasi dalam satu sistem pertahanan udara nasional yang kuat, responsif, dan andal,” ujar Pangkoopsau.

Latihan Cakra A tahun ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya unsur tempur sergap F-16, satuan radar jajaran Kosek I, Lanud Roesmin Nurjadin, unsur Helly SAR, serta Yonarhanud 11 Pasgat. Keterlibatan seluruh unsur tersebut menjadi implementasi nyata sinergi dan interoperabilitas dalam membangun sistem pertahanan udara nasional yang terpadu.

Mengakhiri amanatnya, Pangkoopsau mengingatkan seluruh peserta latihan untuk menjadikan kegiatan ini sebagai sarana belajar dan berlatih secara sungguh-sungguh, meningkatkan profesionalisme, disiplin, koordinasi, serta komunikasi antarunsur, dengan tetap mengutamakan keselamatan terbang dan kerja guna mewujudkan flight safety and zero accident selama pelaksanaan latihan.