TNI AU. Mencermati perkembangan lingkungan strategis baik global, regional, dan nasional mempengaruhi stabilitas keamanan dan ketahanan nasonal di mana ancaman modern tidak lagi bersifat tunggal melainkan dalam bentuk multi domain. Kondisi ini menuntut pentingnya penguatan sumber daya manusia dan peningkatan kesiapsiagaan untuk menghadapi ancaman yang semakin kompleks dan dinamis.
Demikan amanat Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Tribowo, S.I.P., yang dibacakan Danyon Arhanud 22 Pasgat Letkol Pas Didik Adi Susanto, S.E., M.Han., pada Upacara Bendera 17-an yang diikuti personel Lanud Iswahjudi dan Insub di Lapangan Mako Yonarhanud 22 Pasgat, Magetan. Rabu (17/6/2026).
Ancaman multi domain mengharuskan Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) beserta satuan jajaran untuk terus mengasah kemampuan deteksi dini, interoperabilitas antar satuan, dan sistem pertahanan udara terpadu yang didukung dengan modernisasi alutsista, termasuk kompetensi personel yang mengawaki dituntut untuk adaptif, modern, profesional, unggul, dan humanis.
“Sumber daya manusia yang adaptif, modern, profesional, unggul, dan humanis menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan tugas,” tegasnya.
Selain itu, lanjutnya, kebijakan pemerintah dalam bidang ketahanan pangan, program makan bergizi gratis, hingga dukungan operasi bantuan kemanusiaan harus terus didukung secara maksimal, sehingga kehadiran Koopsudnas memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Diakhir amanat Pangkoopsudnas, ditekankan kepada seluruh personel untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sebagai landasan moral dalam setiap tugas, menumbuhkan kebanggaan karakter prajurit yang AMPUH, membangun iklim kerja yang harmonis di seluruh jajaran, mengutamakan keselamatan terbang dan kerja melalui budaya Safety Awareness, serta memperkuat komunikasi publik yang cepat, tepat, dan akurat guna meningkatkan kepercayaan masyarakat.


-1126928-1080.webp)