TNI AU. Segenap umat Muslim dijajaran Pangkalan TNI AU Supadio mengikuti acara peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 H/2026 M yang berlangsung di mesjid Baitussalam Lanud Supadio, Kab. Kubu Raya pada Rabu (21/1/2026).
Kegiatan doa bersama dan tausiyah diawali pembacaan ayat suci Al Qur'an oleh PPPK Sutali dan saritilawah Serda (W) Aulia.
Komandan Lanud Supadio Marsekal Pertama (Marsma) TNI Sidik Setiyono, S.E., M.Han mengatakan bahwa peristiwa Isra Mi'raj merupakan peristiwa Illahiyah yang harus dipahami dengan keimanan yang mendalam.
"Peristiwa Isra Mi'raj yang dialami Nabi Muhammad SAW merupakan suatu mukjizat yang harus dipahami oleh umat Islam dengan keimanan dan ketaqwaan," kata Marsma TNI Sidik.
Ia menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi'raj tersebut merupakan kewajiban perintah sholat lima waktu dalam sehari bagi umat pengikut Rosullulah SAW.
"Dengan melaksanakan ibadah sholat lima waktu dalam sehari, mengajarkan kita tentang kepatuhan, kedisiplinan, kejujuran, keikhlasan dan semangat juang untuk beribadah dikehidupan sehari-hari. Bila diamalkan dapat berdampak positif bagi prajurit dalam melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, disiplin dan bertanggung jawab," ungkap Danlanud.
Pada acara peringatan Isra Mi'raj ini menghadirkan penceramah Ustadz Muhammad Habibie Sarabiti, S.E., Alhafizh merupakan pimpinan pondok pesantren Tahfidz Qur'an yang memberikan tausiah hikmah peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW
Kegiatan keagamaan ini turut dihadiri para pejabat dijajaran Lanud Supadio, Ketua PIA Ardhya Garini Cab.5/D.I Lanud Supadio Ny. Lina Sidik Setiyono, beserta pengurus dan personel serta ASN di jajaran Lanud Supadio.