TNI AU. TNI Angkatan Udara mengerahkan pesawat CN-295 dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna mendukung penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan, Rabu (28/10/2026).
Dalam misi tersebut, pesawat CN-295 dengan nomor registrasi A-2904 membawa 12 personel awak dan pendukung, termasuk personel Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Pesawat CN-295 yang bertolak dari Lanud Sjamsudin Noor, membawa 2.000 kilogram bahan semai natrium klorida (NaCl) yang digunakan dalam operasi modifikasi cuaca pada ketinggian 10.000–13.000 kaki.
Operasi menyasar sejumlah wilayah yang meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Pangkalan Bun, kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, dan Kabupaten Seruyan. Selama pelaksanaan misi, terpantau sejumlah titik api yang mengeluarkan asap tebal di sekitar wilayah operasi, menunjukkan masih adanya potensi kebakaran yang perlu diantisipasi.
Pelaksanaan OMC ini merupakan bentuk dukungan nyata TNI AU dalam upaya penanggulangan karhutla melalui pemanfaatan kemampuan pesawat angkut untuk mendukung penyemaian bahan modifikasi cuaca. Diharapkan, kegiatan ini dapat membantu meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah sasaran sehingga mendukung upaya pemadaman dan mengurangi risiko meluasnya kebakaran hutan dan lahan.
Melalui operasi ini, TNI AU terus menunjukkan komitmennya untuk hadir dalam misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana, sekaligus memperkuat sinergi dengan instansi terkait dalam menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan.