TNI AU. Komandan Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Dankoharmatau) Marsda TNI Ir. Suryanto menghadiri Rapat Pimpinan TNI Angkatan Udara (Rapim TNI AU) Tahun Anggaran 2026 yang digelar di GSG Suharnoko Harbani, Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (13/2/2026). Kehadiran Dankoharmatau menjadi representasi komitmen kuat jajaran pemeliharaan dalam mendukung arah kebijakan strategis TNI AU ke depan.
Rapim TNI AU TA 2026 secara resmi dibuka oleh Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., dengan mengusung tema “Transformasi TNI AU Melalui Modernisasi Alpalhankam dalam rangka Menyongsong Era Perang Modern Guna Mewujudkan TNI AU yang AMPUH”. Kegiatan ini diikuti seluruh Kepala Satuan Kerja dan Komandan Satuan TNI AU, baik secara langsung maupun virtual, sebagai bentuk soliditas dan keserempakan langkah organisasi.
Dalam arahannya, Kasau menegaskan lima prioritas transformasi TNI AU sebagai fondasi penguatan organisasi, yakni modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam), validasi organisasi, pengembangan peranti lunak, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta partisipasi aktif dalam mendukung kebijakan nasional. Penegasan ini menjadi garis komando yang jelas bagi seluruh jajaran untuk bergerak terarah dan terukur.
Kasau juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang progresif dan adaptif. Seluruh pimpinan satuan didorong untuk berpikir out of the box, berani mengambil inisiatif, serta mampu bergerak cepat menghadapi dinamika lingkungan strategis yang semakin kompleks. Menurutnya, kemenangan di era perang modern ditentukan oleh kecepatan adaptasi dan keunggulan teknologi.
Rapim TA 2026 turut menghadirkan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho S. Budi yang memaparkan pembangunan teknologi siber dalam mendukung sistem pertahanan negara. Paparan tersebut menegaskan bahwa domain siber kini menjadi medan tempur baru yang harus dikuasai secara komprehensif oleh seluruh komponen pertahanan.
Selain itu, penguatan postur pertahanan negara dalam menghadapi karakter perang modern disampaikan oleh Kabaloghan Kementerian Pertahanan RI Marsdya TNI Yusuf Jauhari. Materi yang disampaikan memberikan perspektif strategis tentang kesiapan logistik pertahanan sebagai tulang punggung keberlanjutan operasi militer di masa depan.
Rapat Pimpinan ini menjadi wahana strategis penyamaan visi, persepsi, dan langkah seluruh jajaran TNI AU dalam menjawab tantangan zaman. Bagi Koharmatau, transformasi dan modernisasi alpalhankam bukan sekadar program, melainkan panggilan tugas untuk memastikan setiap sistem senjata udara selalu siap operasional, andal, dan unggul dalam mendukung terwujudnya TNI AU yang AMPUH.


-1123485-1080.webp)
-1123485-1080.webp)

-1123485-1080.webp)
-1123485-1080.webp)

-1123485-1080.webp)
