Pengunjung Website
Hari Ini: 824
Minggu Ini: 25,235
Bulan Ini: 1,176,662
|
Jumlah Pengunjung: 5,038,065

Ribuan umat muslim Kota Bandung ikuti Sholat Idul Fitri 1445 H di Lanud Husein Sastranegara

TNI AU. Ribuan umat muslim mengikuti sholat Idul Fitri 1445 H, yang digelar oleh Lanud Husein Sastranegara, bertempat di Apron Lanud Husein Sastranegara, Rabu (10/9/2024). Bertindak selaku Imam dan Khotib pada pelaksanaan Sholat Idul Fitri kali ini adalah Ustad H. Mamat Rohimat, S.Ag.

Komandan Lanud Husein Sastranegara  Kolonel Pnb Ardhi Syahri, S.T., M.M., M.MA dalam sambutannya menyampaikan atas nama pribadi beserta keluarga mengucapkan "Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijiriah" kepada seluruh warga Lanud Husein Sastranegara dan hadirin Muslimin Walmuslimat. Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

Lebih lanjut Danlanud Husein Sastranegara mengatakan  bagi umat Islam, Idul Fitri tidak hanya merupakan sekedar hari raya saja namun lebih dari itu, Idul Fitri merupakan pula sebagai hari yang baik untuk memantapkan persaudaraan, perkuat persatuan dan kesatuan dan silahturahmi di tengah-tengah masyarakat, baik sesama umat islam maupun dengan anggota masyarakat lainnya. Sikap semacam ini pada dasarnya merupakan perwujudan dari ciri-ciri dasar kepribadian Bangsa Indonesia yang mengutamakan persatuan, kesatuan dan tenggang rasa di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Sementara Penceramah Bapak Ustad Mamat Rohimat S.Ag menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan hari kesucian dan kemenangan bagi umat muslim atas segala cobaan, godaan dan rintangan dari hawa nafsu angkara yang dapat berdampak buruk terhadap kehidupan manusia, karenanya kita patut bergembira untuk merayakannya dengan saling berucap salam serta saling bermaaf-maafan, ujar Danlanud.

Lebih lanjut Bapak Ustad Mamat menambahkan pada bulan Ramadhan itu, kualitas kemanusiaan muslim diuji coba, dievaluasi, kemudian direvisi untuk dijadikan tolok ukur sejauh mana kualitas ketakwaannya. Apakah dengan puasa Ramadhan, kita mampu menahan ambisi yang tidak  terpuji. Apakah  dengan  puasa Ramadhan, kita mampu mengendalikan angkara murka yang merugikan bangsa ini. Apakah dengan puasa Ramadhan, kita mampu menyingkirkan kebencian dan rasa dendam diantara kita.