Pengunjung Website
Hari Ini: 1
Minggu Ini: 145
Bulan Ini: 380
Tahun Ini: 3,275
img thumbnail

Secara Daring, Danlanud Sam Ratulangi Ikuti Seminar Nasional Pengusulan Gelar Pahlawan Marsekal TNI (Purn) R. Soerjadi Soerjadarma

TNI AU. Secara daring, Danlanud Sam Ratulangi Marsma TNI Ramot C.P. Sinaga., S.E., M.Han., mengikuti Seminar Nasional Pengusulan Gelar Pahlawan Marsekal TNI (Purn) R. Sorjadi Soerjadarma di Mako Lanud Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara. Senin (4/3/2024).

 

Berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, TNI Angkatan Udara menggelar seminar nasional di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, yang secara resmi dibuka oleh Wakasau Marsdya TNI Andyawan Martono P., S.I.P., mewakili Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA., yang diikuti para peserta seminar baik secara daring maupun luring.

 

Marsekal TNI (Purn) R. Soerjadi Soerjadarma adalah sosok pimpinan pertama sekaligus pendiri Angkatan Udara dan dinobatkan sebagai "Bapak AURI". Di bawah kepemimpinannya, Angkatan Udara Indonesia mampu memberikan dharma bakti terbaiknya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan tumbuh menjadi kekuatan yang disegani di kawasan.

 

Dalam keynote speech Kasau yang dibacakan Wakasau, seminar ini dapat menjadi wadah untuk mengingat jasa-jasa luar biasa dari para pendahulu, yang telah berjuang dengan gagah berani demi kepentingan bangsa dan negara.

 

“Pengusulan gelar Pahlawan Nasional ini merupakan wujud penghormatan dari negara, terhadap dedikasi, pengabdian dan darma bakti tokoh yang telah berkontribusi terhadap pembangunan dan kemajuan Negara Republik Indonesia,” ujarnya.

 

Narasumber dalam seminar ini diantaranya Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim, Sultan Kanoman XII Cirebon KGA Sultan Muhammad Saladin, Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Padjajaran Bapk Prof. Dr. Reiza D. Dienaputra, M.Hum., Ketua Departemen Ilmu Sejarah Universitas Andalas Bapak Dr. Zulqaiyyim, M.Hum., Dekan Fakultas Ilmu Sejarah Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia Bapak Dr. Bondan Kanumoyoso, S.S., M.Hum., dan Guru Besar Ilmu Politik dan Keamanan Universitas Padjajaran Bapak Prof. Muradi, M.Si., M.Sc., Ph.D.