TNI AU. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengingatkan bahwa ancaman negara tidak lagi bersifat konvensional, melainkan berbentuk perang siber, gerakan radikalisme, hingga ancaman bencana alam, untuk itu semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga Indonesia.
Hal ini disampaikan Danwingdik 300/Tek Kolonel Tek Dadang Hendrayana, mewakili Komandan Lanud R. Suryadi Suryadarma Marsma TNI M.R.Y. Fahlefie, S.Sos., psc., saat membacakan amanat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, pada upacara hari Bela Negara ke-77 tahun 2025, di lapangan Dirgantara Lanud R. Suryadi Suryadarma, Kalijati, Subang, Jumat (19/11/2025).
Lebih lanjut Presiden RI mengatakan, momentum Hari Bela Negara ke-77 hendaknya menjadi pengingat, bahwa cinta tanah air harus diwujudkan dalam tindakan nyata seperti hadir dalam membantu sesama yang tertimpa bencana, menjaga ruang digital dari hoax, dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga serta berkontribusi dalam pembangunan
Dibagian akhir amanatnya, Presiden RI berpesan agar bersama-sama meneguhkan tekad untuk Indonesia yang kuat, Indonesia yang maju, dan Indonesia yang selalu mampu bangkit menghadapi setiap tantangan.
Turut hadir dalam kegiatan para Kepala dinas dijajaran Lanud Sdm, para pejabat dilingkungan Lanud R. Suryadi Suryadarma serta Insub dan segenap personel Lanud R. Suryadi Suryadarma.