Pengunjung Website
Hari Ini: 5
Minggu Ini: 78
Bulan Ini: 198
Tahun Ini: 4,557
img thumbnail

Semarak Hari Jadi Kota Tanjungpandan ke-188, Danlanud H. AS Hanandjoeddin Nobar Laga 16 Besar Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat

TNI AU. Komandan Lanud H. AS Hanandjoeddin, Letkol Pnb Made YIP,menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Mesir yang digelar di Bundaran Satam, Belitung, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Tanjungpandan ke-188, Selasa (7/7/2026).

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos., didampingi Wakil Bupati Belitung Syamsir, S.I.Kom., beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Belitung. Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru Belitung memadati kawasan Bundaran Satam untuk bersama-sama menikmati atmosfer pesta sepak bola dunia yang dipadukan dengan kemeriahan peringatan hari jadi Kota Tanjungpandan.

 

Suasana penuh semangat dan kebersamaan begitu terasa sejak pertandingan dimulai. Sorak sorai penonton menggema mengiringi jalannya laga yang berlangsung sengit. Kedua tim saling menampilkan permainan menyerang hingga menghadirkan pertandingan yang menghibur bagi masyarakat yang memadati lokasi nobar.

 

Argentina akhirnya berhasil mengamankan tiket ke babak perempat final setelah menundukkan Mesir dengan skor tipis 3-2. Kemenangan tersebut disambut riuh tepuk tangan dan sorak kegembiraan para pendukung yang menyaksikan pertandingan bersama.

 

Kehadiran Komandan Lanud H. AS Hanandjoeddin bersama Bupati Belitung, Wakil Bupati, dan jajaran Forkopimda mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun kebersamaan melalui kegiatan positif yang menghibur dan mempersatukan.

 

Selain menjadi ajang menyaksikan pertandingan bergengsi Piala Dunia 2026, kegiatan nonton bareng ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat. Semangat kebersamaan yang tercipta di Bundaran Satam diharapkan terus terpelihara sebagai modal penting dalam mendukung pembangunan serta kemajuan Kabupaten Belitung.