TNI AU. Komitmen memperkuat kesiapan satuan terus ditunjukkan Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara. Wakil Komandan Koharmatau, Marsma TNI Andy S. Pambudi, S.T., M.M., memimpin langsung Rapat Koordinasi Latihan Siaga II TA 2026 yang digelar di Ruang Rapat Basir Surya Koharmatau, Bandung, Kamis (12/02/2026). Rapat yang diikuti para pejabat utama Koharmatau serta Kadis dan Dandepohar jajaran secara daring ini menjadi langkah strategis dalam menyusun konsep latihan yang adaptif dan responsif terhadap dinamika tugas TNI AU saat ini.
Rakor tersebut dilaksanakan berdasarkan Telegram Komandan Koharmatau Nomor T/401/2025 tentang Undangan Rapat Koordinasi Latihan Siaga II Koharmatau. Kegiatan diawali paparan Dirlambangja Koharmatau terkait konsep Latihan Siaga II sebagai latihan kesiagaan satuan dalam merespons situasi tertentu dalam batas waktu yang telah ditentukan dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki. Latihan ini menjadi sarana bagi para Dandepohar untuk menguji sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana pemeliharaan.
Dalam paparannya ditegaskan bahwa meskipun Koharmatau tidak tertulis secara eksplisit dalam Juknis latihan TNI AU, namun perannya sangat vital terutama dalam dukungan pemeliharaan dan logistik. Sesuai validasi organisasi, Koharmatau tetap melaksanakan latihan matra serta pembinaan kemampuan satuan, dengan konsep latihan yang diarahkan pada Operasi Militer Selain Perang (OMSP) khususnya penanggulangan bencana melalui Banharlap terpadu. Gladi Posko Latihan Siaga II Koharmatau dengan sandi “Bisma Perkasa” direncanakan pada 5–6 Mei 2026.
Rangkaian timeline latihan disusun sistematis, mulai dari Rakor Kotama, Rakor Kolat di Mako Koharmatau, penyusunan naskah Renlat Siaga, hingga Gladi Posko. Dalam skema ini, Koharmatau bertindak sebagai Komando Latihan (Kolat) yang melatih Depohar jajaran sebagai pelaku, sementara masing-masing Depohar melaksanakan latihan di Kodalnya masing-masing. Bahkan sebelum pelaksanaan Siaga II, Depohar jajaran diwajibkan lebih dulu melaksanakan Latihan Siaga I kepada Sathar di bawahnya pada April mendatang.
Diskusi yang berlangsung dinamis menghasilkan sejumlah penekanan penting. Wadan Koharmatau mengingatkan agar sistem jaringan elektronik dipersiapkan optimal mengingat metode latihan akan memanfaatkan sistem online. Selain itu, disepakati penyusunan dua Course of Action (CB), yakni skenario yang menyesuaikan arahan Kodiklatau serta skenario mandiri yang menitikberatkan pada penguatan keterampilan Banharlap Depohar jajaran. Produk staf, skema latihan, hingga pembagian tugas harus segera ditetapkan agar seluruh tahapan berjalan efektif dan efisien.
Melalui Rakor ini, Koharmatau menegaskan tekadnya untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapan pemeliharaan materiel udara di tengah tantangan tugas yang semakin kompleks. Dengan konsep latihan yang berkesinambungan dan disempurnakan setiap tahun, Latihan Siaga II bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud nyata kesiapan Koharmatau dan Depohar jajaran dalam menjamin kesiapan Alpalhankam matra udara kapan pun dan dalam situasi apa pun.
(Penkoharmatau).

-1123489-1080.webp)

-1123489-1080.webp)
-1123489-1080.webp)
