TNI AU. Ops Denma Kodiklatau bekerjasama dengan Pemadam Kebakaran Lanud Halim Perdanakusuma, melaksanakan latihan simulasi pemadam kebakaran dengan tujuan untuk mengingatkan kembali kepada seluruh personel Kodiklatau bagaimana cara mengantisipasi dan menangani kebakaran, serta mampu menggunakan alat pemadam kebakaran secara cepat, tepat dan efisien.
"Kebakaran adalah api yang tidak bisa dikendalikan, sehingga mengakibatkan korban baik materiil maupun nyawa manusia itu sendiri," jelas Bapak Subandi Tim Pemadam Kebakaran dari Lanud Halim Perdanakusuma, sesaat sebelum dilaksanakan latihan simulasi pemadam kebakaran, dilapangan Abdulrachman Saleh Kodiklatau, yang diikuti oleh seluruh personel Kodiklatau setelah pelaksanaan apel pagi, Jumat (23/8).
Sebelumnya dijelaskannya bahwa api terdiri dari beberapa unsur yaitu panas, oksigen dan bahan yang mudah terbakar, serta reaksi yang biasa disebut segiempat api.
Lebih lanjut dijelaskan tingkat atau kelas kelas jenis kebakaran yaitu kelas A kebakaran benda padat, kelas B kebakaran benda cair, Kelas C kebakaran listrik dan Kelas D disebabkan benda logam seperti potasium, titanium dan lainnya. Diterangkan pula faktor penyebab kebakaran diantaranya faktor manusia yaitu kesengajaan, kelalaian dan kecerobohan.
Dalam kegiatan tersebut personel Kodiklatau diberikan kesempatan untuk mempraktekan bagaimana cara memandamkan api menggunakan peralatan sederhana yaitu karung goni, dan peralatan modern yaitu menggunakan tabung pemadam kebakaran.
"Api kecil akan menjadi besar, api besar akan menjadi lawan, oleh karena itu sebelum kita dikuasai oleh api, maka kita yang akan menguasai api itu, dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) baik alat pemadam kebakaran tradsional maupun modern yang sudah distandbykan," tuturnya.