Pengunjung Website
Hari Ini: 12
Minggu Ini: 108
Bulan Ini: 12
Tahun Ini: 2,907
img thumbnail

Sinergi Aparat Gagalkan Ekspor 190 Kg Emas dan Perhiasan Ilegal, Danlanud Halim Perdanakusuma Hadiri Konferensi Pers

TNI AU. Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Erwin Sugiandi, M.Han. menghadiri konferensi pers pengungkapan kasus penindakan ekspor ilegal 190 kilogram emas dan perhiasan di Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri para pejabat Bea Cukai, aparat penegak hukum, serta stakeholder Bandara Halim Perdanakusuma. Dalam konferensi pers tersebut, Danlanud Halim Perdanakusuma menegaskan bahwa kejadian ini menjadi perhatian serius.

Danlanud juga menyampaikan apresiasi atas langkah cepat penindakan yang dilakukan petugas. “Lanud Halim Perdanakusuma terus berkoordinasi dengan Bea Cukai dan seluruh instansi terkait guna mendukung penanganan perkara secara optimal,” ujarnya.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama menjelaskan bahwa penggagalan ini bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan pengiriman emas tanpa dokumen resmi menggunakan pesawat carter. Dari hasil pemeriksaan, petugas berhasil menggagalkan upaya ekspor ilegal dengan total berat sekitar 190 kg.

Sehari sebelumnya, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 60,3 kg perhiasan dan 130,262 kg koin emas dengan nilai seluruh barang mencapai USD 28.349.161,67 atau setara dengan Rp 502,5 miliar, serta menyelamatkan potensi kerugian negara hingga Rp 41 miliar.    

Seluruh barang langsung dicegah pengeluarannya dan diterbitkan Surat Bukti Penindakan (SBP) disertai berita acara terkait. Barang bukti selanjutnya dibawa ke kantor Bea Cukai Bandara Halim Jakarta untuk proses pemeriksaan lanjutan.

Penggagalan ini menjadi bukti kuat sinergi TNI AU, bersama Bea Cukai dan Avsec Bandara Halim Perdanakusuma, sekaligus mencerminkan kehadiran negara dalam melindungi kepentingan nasional melalui kerja sama yang solid dan respons cepat antar instansi.