TNI AU. Personel yang bertugas di Wingdik 500/Umum harus mampu menjadi panutan bagi semua siswanya baik sebagai gadik (tenaga pendidik) maupun guru yang harus benar-benar dapat "digugu dan ditiru" oleh siswanya. Sehingga siswa lulusannya diharapkan menghasilkan karya-karya ilmiah yang dapat dipatenkan sebagai kekayaan intelektual.
Demikian pesan Komandan Kodiklatau (Dankodiklatau) Marsekal Madya (Marsdya) TNI Dr. Arif Mustofa, M.M., saat menerima laporan komando dalam rangka kunjungan kerja ke Wing Pendidikan 500/Umum, Skadik 501, dan Skadik 503 di Bogor, Rabu (3/1).
“Wingdik 500/Umum sebagai lembaga pendidikan non teknik harus mampu sebagai ujung tombak untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter dan profesional dan menjadi salah satu aset penting guna mewujudkan TNI Angkatan Udara yang disegani di kawasan,” tambahnya.
Usai menerima laporan komando dari Komandan Windik 500/Umum Kolonel Nav Rano Kristiyono, S.T., M.Han., dilanjutkan peninjauan pembangunan Laboratorium Cyber, Skadik 501, Skadik 503, dan Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr. M. Hassan Toto Lanud Atang Sendjaja.
Dalam kunjungan kerja tersebut juga diikuti Ketua PIA Ardhya Garini Gabungan Kodiklatau Ny. Shirley Arif Mustofa, para Direktur Kodiklatau, dan Danpusdik Kodiklatau. (Pen Kodiklatau).






