TNI AU. Sebanyak 61 Taruna Siswa Kursus Paradasar A-209 Skadik 803 mengawali hari pertama pembelajaran dan praktik dasar melipat parasut di Sathar 72, Depohar 70, Margahayu, Bandung, Sabtu (14/02/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal pembentukan kompetensi teknis yang presisi, disiplin, dan bertanggung jawab dalam mendukung kesiapan operasi udara TNI Angkatan Udara.
Pada sesi awal, para siswa menerima materi teori terkait pengenalan komponen utama parasut, fungsi setiap bagian, hingga standar operasional prosedur pelipatan yang harus dipatuhi secara ketat. Penekanan diberikan pada aspek keselamatan, ketelitian, dan konsistensi, mengingat setiap detail dalam proses pelipatan memiliki dampak langsung terhadap keamanan penerjun di lapangan.
Memasuki sesi praktik, para Taruna langsung mempraktikkan teknik pelipatan parasut di bawah pengawasan ketat para instruktur pelipatan Sathar 72. Setiap tahapan diperiksa secara cermat, mulai dari pemeriksaan kanopi, penyusunan tali riser, hingga proses pengemasan akhir. Pengawasan ini bertujuan memastikan tidak ada kesalahan sekecil apa pun yang dapat berisiko dalam pelaksanaan tugas nantinya.
Suasana latihan berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Meski menuntut konsentrasi tinggi dan ketahanan fisik, para siswa menunjukkan dedikasi serta komitmen kuat untuk menguasai setiap materi yang diberikan. Pembelajaran ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter prajurit yang teliti, disiplin, dan siap menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.
Melalui Kursus Paradasar A-209 ini, diharapkan lahir personel-personel andal yang memiliki kompetensi profesional di bidang perawatan dan pelipatan parasut. Dengan pembinaan yang terstruktur dan pengawasan instruktur berpengalaman, kegiatan ini menjadi fondasi penting dalam mendukung kesiapan operasional TNI Angkatan Udara yang modern, unggul, dan adaptif terhadap dinamika tugas ke depan.




