Pengunjung Website
Hari Ini: 4
Minggu Ini: 52
Bulan Ini: 341
Tahun Ini: 4,700
img thumbnail

Terbang Malam Pesawat Tempur Akhiri Manlap Latihan Matra Udara II Koopsau "Brahmastra Perkasa" TA 2026

TNI AU. Rangkaian kegiatan Manuver Lapangan (Manlap) Latihan Matra Udara II Koopsau "Brahmastra Perkasa" Tahun Anggaran 2026 ditutup dengan pelaksanaan terbang malam (night flying) dalam mekanisme Large Force Employment (LFE)  yang berlangsung di wilayah udara Madiun, Jawa Timur, Kamis malam (9/7/2026).

Pada latihan tersebut, sejumlah pesawat tempur TNI Angkatan Udara yang terdiri atas F-16 Fighting Falcon, Sukhoi, dan Hawk melaksanakan operasi udara malam hari dengan take off dan landing di Lanud Iswahjudi. Kegiatan ini menjadi puncak pelaksanaan LFE sekaligus menguji kesiapan operasional satuan udara dalam melaksanakan operasi udara terpadu pada kondisi malam, mulai dari perencanaan, komando dan pengendalian, hingga eksekusi misi secara terintegrasi.

Pelaksanaan latihan dipantau secara langsung dari Gedung Flight Control (FC) Lanud Iswahjudi oleh Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Pangkoopsau) Marsda TNI Djoko Hadipurwanto .S.E., M. M. selaku Direktur Latihan (Dirlat) yang mendampingi Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsekal Madya (Marsdya) TNI Minggit Tribowo, S.I.P. selaku Pempinan  Umum Latihan (Pumumlat).

Turut menyaksikan jalannya latihan di lokasi yang sama, Kepala Staf Koopsau (Kaskoopsau) MarsmaTNI Destianto Nugroho Utomo, S.T., M.Han,  para Pejabat Tinggi dan Pejabat Utama Koopsudnas dan Koopsau, serta para pimpinan dan staf satuan jajaran Koopsau, di antaranya Pangkosek IV, para Komandan Grup jajaran Koopsau, beserta unsur staf yang terlibat dalam penyelenggaraan latihan.

Pelaksanaan terbang malam ini merupakan salah satu tahapan penting dalam Latihan Matra II Koopsau "Brahmastra Perkasa" TA 2026 untuk menguji kemampuan satuan udara dalam melaksanakan operasi udara gabungan secara realistis pada lingkungan operasi yang dinamis. Selain mengasah kemampuan awak pesawat dan unsur pendukung operasi penerbangan, latihan ini juga menguji efektivitas sistem komando dan pengendalian, koordinasi antarunsur, serta kesiapan alutsista dalam mendukung keberhasilan misi.

Melalui latihan ini, Koopsau terus meningkatkan profesionalisme, interoperabilitas, dan kesiapsiagaan seluruh satuan jajarannya guna mewujudkan kekuatan udara yang siap melaksanakan setiap penugasan dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia, sejalan dengan visi TNI Angkatan Udara yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis).