TNI AU. Tiga atlet Peluncur 04 Makoharmatau terus mematangkan persiapan menghadapi pertandingan panahan kelas Barebow tingkat nasional yang digelar di Jakarta pada pekan pertama Oktober 2026. Bertempat di Lapangan Mako Koharmatau, Bandung, Rabu (07/10/2026), ketiganya menjalani latihan secara intensif untuk mempertajam teknik, menjaga konsistensi bidikan, sekaligus membangun kesiapan mental agar mampu tampil optimal dan mengharumkan nama Jawa Barat di kancah nasional.
Tiga atlet yang dipersiapkan tersebut yakni Serda Prasetyo Aji Utomo, Sertu (W) Nur Rohmin, dan Pratu Nicho Akmal. Ketiganya terus menjalani program latihan secara disiplin dengan fokus pada ketepatan sasaran, konsistensi teknik, pengendalian emosi, serta kemampuan menjaga konsentrasi di setiap sesi. Bagi mereka, setiap anak panah bukan sekadar bidikan menuju sasaran, tetapi menjadi bagian dari proses panjang yang dibangun melalui latihan, ketekunan, disiplin, dan semangat pantang menyerah.
Pelatih Peluncur 04, Coach Dali, mengatakan bahwa persiapan dilakukan secara intensif dengan menitikberatkan pada konsistensi teknik dan kesiapan mental atlet. Menurutnya, persaingan di tingkat nasional menuntut kemampuan teknis yang harus diimbangi ketenangan, fokus, serta keberanian dalam mengambil keputusan. “Kami tidak hanya mengejar ketepatan sasaran, tetapi juga membangun konsistensi dan mental bertanding. Di tingkat nasional, kemampuan teknis harus diimbangi dengan ketenangan, fokus, dan keberanian mengambil keputusan. Kami optimistis ketiga atlet mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa nama Jawa Barat dengan prestasi yang membanggakan,” ujarnya.
Dengan persiapan yang semakin matang, tiga atlet Peluncur 04 Makoharmatau siap menjadikan arena nasional sebagai panggung pembuktian atas kerja keras yang telah ditempa selama latihan. Fokus pada sasaran, disiplin dalam setiap proses, tenang menghadapi tekanan, dan berjuang hingga anak panah terakhir menjadi semangat yang mereka bawa untuk mengharumkan nama Jawa Barat sekaligus membanggakan Makoharmatau.
(Penkoharqmatau)


