TNI AU. Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sulaiman menerima kunjungan Tim Penilai Internal (TPI) TNI AU dalam rangka verifikasi dan penilaian pembangunan Zona Integritas (ZI) Tahun 2025. Kegiatan penilaian tersebut dilaksanakan selama tiga hari dan diawali dengan entry briefing yang berlangsung di Ruang Rapat Lanud Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung, Senin (19/1/2026).
Komandan Lanud Sulaiman, Marsekal Pertama TNI Eko Sujatmiko, M.M., dalam sambutannya menegaskan komitmen Lanud Sulaiman untuk mewujudkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2026. Menurutnya, penunjukan Lanud Sulaiman sebagai satuan yang diusulkan merupakan sebuah peluang sekaligus kehormatan, namun juga menjadi tantangan dan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Lebih lanjut Danlanud menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak hanya dimaknai sebatas tertib administrasi, tetapi harus dijadikan sebagai budaya kerja yang berlandaskan ketentuan, integritas, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
Sementara itu, Paban VI/RB Srenaau Kolonel Zainal Abidin, S.E., M.M., menjelaskan bahwa Lanud Sulaiman merupakan salah satu dari sepuluh satuan TNI AU yang terpilih dan ditunjuk untuk diusulkan memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2026. Paban VI/RB Srenaau menegaskan bahwa Zona Integritas bukanlah hal yang baru, melainkan merupakan bagian dari keseharian dalam pelaksanaan tugas.
“Setiap kegiatan dilaksanakan secara tertib dan didukung dengan dokumentasi yang baik. Kami berharap Tim Pembangunan ZI Lanud Sulaiman dapat bersinergi dengan Tim Penilai Internal. Tim akan melaksanakan pendampingan serta rapat penilaian untuk menentukan apakah Lanud Sulaiman lolos atau tidak, dan apabila lolos akan diajukan ke Mabes TNI,” jelasnya.
Turut hadir pada kegiatan entry briefing tersebut Kabid Lahtaeval Set Itjenau Kolonel Adm Made Meliun S., S.H., bersama Tim Penilai Internal TNI AU lainnya, para Kepala Dinas Lanud Sulaiman, serta para perwira Lanud Sulaiman yang terlibat dalam pembangunan Zona Integritas di Lanud Sulaiman.






