Pengunjung Website
Hari Ini: 15
Minggu Ini: 15
Bulan Ini: 521
Tahun Ini: 4,157
img thumbnail

TNI AU dan RSAF Sukses Rampungkan UAV Instructor Course 2026

TNI AU. Kerja sama bilateral antara TNI Angkatan Udara dan Republic of Singapore Air Force (RSAF) kembali mencatat capaian strategis dalam memperkuat kapabilitas teknologi dirgantara modern. ​Komandan Pusat Pendidikan (Danpusdik) Kodiklatau, Marsma TNI Sapuan, S.Sos., M.M., CHRMP., bersama Commander UAV Grup RSAF, SLTC Daren Lin, secara resmi menutup program UAV Instructor Course RSAF-TNI AU di Jakarta, Jumat (19/6).

​Berawal dari inisiasi strategis Pimpinan TNI AU pada 2024–2025 untuk menciptakan fondasi pedagogi awal bagi Skadron Pendidikan (Skadik) 103, gagasan ini disambut positif oleh RSAF hingga terealisasi dalam program pendidikan instruktur intensif selama 3 bulan:

- Fase Singapura (13 Apr - 30 Mei 2026): Ground School di SAFTI MI, AFTC, dan UTS meliputi materi pedagogi, Instructor Competency, dan Crew Resource Management Instructor (CRMI). 

- Fase Indonesia (1 - 12 Juni 2026): Penguatan bina kelas, simulator, dan bina terbang di Skadik 103 Tasikmalaya.

​Pendidikan kualifikasi profesi tertinggi yang setara dengan Sekolah Instruktur Penerbang PTTA TNI AU ini sukses meluluskan 4 perwira penerbang pilihan TNI AU:

​Letkol Pnb (N) Muhammad Qorie Prasetya, S.H.

​Kapten Pnb (N) Adi Anugraha, S.Tr.(Han).

​Kapten Pnb (N) Muhammad Zamroni, S.Tr.(Han).

​Kapten Pnb (N) Muhammad Irdansyah Wiraguna, S.Tr.(Han).

​Apresiasi tinggi diberikan kepada kolaborasi solid antara Instruktur Penerbang RSAF (CPT Ng Jing Jie & CPT Jaeger Lim) dan Instruktur Skadik 103. Keberhasilan transfer of knowledge internasional ini menjadi motor penggerak percepatan doktrin, kurikulum, dan SOP guna menjawab tantangan pertempuran modern.