TNI AU. Malang. Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) bersama United States Air Force (USAF) menggelar pelatihan bersama bertajuk Corrosion Control Mobile Training Team yang dilaksanakan di Skadron Udara 32 Wing Udara 1.2 Grup 1 Angkut. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (26/1/2026) hingga Rabu (28/1/2026), dan diikuti oleh personel teknisi Skadron Udara 32.
Pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan pengetahuan, wawasan, serta profesionalisme personel TNI AU, khususnya di bidang pemeliharaan pesawat. Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali pemahaman mengenai korosi pada pesawat terbang, mulai dari faktor penyebab, jenis-jenis korosi, hingga langkah pencegahan dan mitigasi yang tepat sesuai karakteristik masing-masing tipe korosi, sehingga diharapkan tumbuh pemahaman yang lebih baik tentang keselamatan terbang terkait dampak bahaya korosi terhadap pesawat udara.
Materi pelatihan disampaikan secara teori dan praktek oleh instruktur dari USAF yang berpengalaman di bidang corrosion control. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan peserta tidak hanya memahami konsep dasar, tetapi juga mampu mengaplikasikan teknik pengendalian korosi secara efektif dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Komandan Grup 1 Angkut, Marsma TNI Ali Gusman, S.T., M.M., melalui Asisten Logistik Grup 1 Angkut, Kolonel Tek Dr. Rizal Ramadhani, S.T., M.M., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan kesempatan emas bagi para teknisi, khususnya di Skadron Udara 32, untuk meningkatkan kompetensi dan memperluas wawasan dalam pemeliharaan alpalhankam yang berorientasi pada keselamatan.
“Korosi merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kesiapan dan usia pakai pesawat udara. Oleh karena itu, pemahaman yang baik serta kemampuan mitigasi yang tepat menjadi hal yang sangat penting guna menjaga keselamatan terbang dan kesiapan operasional satuan,” ucapnya.
Melalui pelatihan Corrosion Control Mobile Training Team ini, Grup 1 Angkut terus berkomitmen untuk meningkatkan profesionalisme personel jajarannya yang bermuara pada kesiapan alpalhankam serta terwujudnya keselamatan terbang dan kerja dalam mendukung keberhasilan misi TNI Angkatan Udara.














