Pengunjung Website
Hari Ini: 1
Minggu Ini: 122
Bulan Ini: 122
Tahun Ini: 3,758
img thumbnail

WFH Bukan Libur, Koharmatau Tegaskan Prajurit Tetap Siaga dan Produktif Demi Tugas Negara

TNI AU. Pelaksanaan sistem Work From Home (WFH) di lingkungan Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Koharmatau) tidak mengurangi tuntutan profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab personel dalam menjalankan tugas kedinasan. Penegasan tersebut disampaikan Direktur Perencanaan (Dirren) Koharmatau Kolonel Tek Nur Hasim usai memimpin apel pagi di Lapangan Apel Mako Koharmatau, Bandung, Rabu (3/6/2026).
Dalam arahannya, Dirren Koharmatau menekankan bahwa seluruh tugas dan fungsi satuan harus tetap dilaksanakan secara optimal meskipun sebagian personel bekerja dari rumah. Menurutnya, penerapan WFH merupakan langkah yang harus disikapi dengan penuh tanggung jawab guna mencegah terjadinya penurunan produktivitas kerja serta menghindari berbagai potensi kendala yang dapat menghambat pelaksanaan tugas organisasi.
Menyampaikan arahan Komandan Koharmatau, Dirren menegaskan bahwa WFH bukanlah bentuk kelonggaran untuk beristirahat maupun berlibur. Sebaliknya, sistem kerja tersebut merupakan bagian dari mekanisme kedinasan yang menuntut kesungguhan, integritas, serta komitmen tinggi dari setiap prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam melaksanakan tugas yang diamanahkan.
“Setiap prajurit tetap dituntut untuk siaga, responsif, dan siap digerakkan kapan saja apabila dibutuhkan oleh satuan,” tegas Kolonel Tek Nur Hasim. Semangat pengabdian kepada bangsa dan negara, menurutnya, tidak diukur dari lokasi bekerja, melainkan dari dedikasi, kesiapan, dan hasil kerja yang diberikan kepada organisasi. Oleh karena itu, keberadaan fisik di rumah tidak boleh mengurangi kualitas kinerja maupun loyalitas terhadap tugas.
Mengakhiri pengarahannya, Dirren Koharmatau mengingatkan seluruh personel agar tetap aktif mengikuti kegiatan video conference (Vicon) antar satuan kerja sebagai sarana koordinasi, pengendalian, dan penyampaian informasi secara cepat dan efektif. Selain itu, dalam rangka mendukung program efisiensi serta penghematan energi, seluruh personel juga diimbau untuk bijak dalam penggunaan listrik dengan mematikan lampu dan peralatan elektronik yang tidak digunakan. Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat menjadi wujud nyata kepedulian seluruh personel Koharmatau terhadap efisiensi sumber daya sekaligus mendukung kinerja organisasi yang semakin adaptif, modern, dan profesional. (Penkoharmatau)
Bandung – Koharmatau. Pelaksanaan sistem Work From Home (WFH) di lingkungan Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Koharmatau) tidak mengurangi tuntutan profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab personel dalam menjalankan tugas kedinasan. Penegasan tersebut disampaikan Direktur Perencanaan (Dirren) Koharmatau Kolonel Tek Nur Hasim usai memimpin apel pagi di Lapangan Apel Mako Koharmatau, Bandung, Rabu (3/6/2026).
Dalam arahannya, Dirren Koharmatau menekankan bahwa seluruh tugas dan fungsi satuan harus tetap dilaksanakan secara optimal meskipun sebagian personel bekerja dari rumah. Menurutnya, penerapan WFH merupakan langkah yang harus disikapi dengan penuh tanggung jawab guna mencegah terjadinya penurunan produktivitas kerja serta menghindari berbagai potensi kendala yang dapat menghambat pelaksanaan tugas organisasi.
Menyampaikan arahan Komandan Koharmatau, Dirren menegaskan bahwa WFH bukanlah bentuk kelonggaran untuk beristirahat maupun berlibur. Sebaliknya, sistem kerja tersebut merupakan bagian dari mekanisme kedinasan yang menuntut kesungguhan, integritas, serta komitmen tinggi dari setiap prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam melaksanakan tugas yang diamanahkan.
“Setiap prajurit tetap dituntut untuk siaga, responsif, dan siap digerakkan kapan saja apabila dibutuhkan oleh satuan,” tegas Kolonel Tek Nur Hasim. Semangat pengabdian kepada bangsa dan negara, menurutnya, tidak diukur dari lokasi bekerja, melainkan dari dedikasi, kesiapan, dan hasil kerja yang diberikan kepada organisasi. Oleh karena itu, keberadaan fisik di rumah tidak boleh mengurangi kualitas kinerja maupun loyalitas terhadap tugas.
Mengakhiri pengarahannya, Dirren Koharmatau mengingatkan seluruh personel agar tetap aktif mengikuti kegiatan video conference (Vicon) antar satuan kerja sebagai sarana koordinasi, pengendalian, dan penyampaian informasi secara cepat dan efektif. Selain itu, dalam rangka mendukung program efisiensi serta penghematan energi, seluruh personel juga diimbau untuk bijak dalam penggunaan listrik dengan mematikan lampu dan peralatan elektronik yang tidak digunakan. Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat menjadi wujud nyata kepedulian seluruh personel Koharmatau terhadap efisiensi sumber daya sekaligus mendukung kinerja organisasi yang semakin adaptif, modern, dan profesional.